Breaking News:

Konflik di Pelepat

Konflik SAD di Pelepat Bungo, Kapolda: Sudah Ditangani Sejak Tanggal 16 Juni

Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS mengatakan, penyerangan Polsek Pelepat Bungo oleh kelompok Suku Anak Dalam (SAD) Kampung

Penulis: andika | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/ANDIKA ARNOLDY
Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS saat mengunjungi Calon Wali Kota Jambi, Rabu (20/6). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS mengatakan, penyerangan Polsek Pelepat Bungo oleh kelompok Suku Anak Dalam (SAD) Kampung Pasir Putih, Rantau Keloyang, Pimpinan Tumenggung Badai, terjadi hanya karena  kesalahpahaman.

“Sekarang sedang ditangani, sudah diredakan tadi malam. Ini hanya kesalahpahaman,” kata Kapolda Rabu (20/6). Kapolda mengatakan sebetulnya konflik SAD ini sudah ditangani sejak tanggal 16 Juni kemarin, antara SAD yang di Tabir Merangin dengan SAD yang di Pelepat Bungo.

Baca: MTQ Tingkat Provinsi di Batanghari - Kabupaten Muarojambi Targetkan Juara Umum

Diberitakan sebelumnya, gegara selisih paham antar suku anak dalam (SAD), Polsek Pelepat, yang memediasi, menjadi sasaran penyerangan oleh puluhan warga SAD, Rabu (20/6) dini hari.

Kapolres Bungo AKBP Januario Jose Morais, mengatakan, penyerangan polsek Pelepat disebabkan selisih paham antara suku anak dalam dari Merangin dan Pasir Putih Kecamatan Pelepat. Polsek Pelepat kata Kapolres, awalnya melakukan mediasi. Tapi malah menjadi sasaran.

"Pada saat lebaran pertama sad Merangin silaturahmi ke tempat sad pasir putih. Lalu ada saat sad Merangin di pasir putih mengejek sad pasir putih. Sad pasir putih tidak terima," tuturnya pada Rabu (20/6) dini hari.

Polsek Pelepat kata Kapolres, kemudian datang ke lokasi karena mendapat informasi dari Rio Pasir Putih.

Warga SAD Merangin dan Pasir Putih, terlibat selisih paham

"Polsek mendatangi SAD Pasir Putih dan mengimbau agar tidak melakukan penyerangan ke SAD Merangin. Mereka bersedia tapi minta denda," tutur Kapolres Bungo.

Baca: Tidak ada Laporan Kecelakaan Selama Mudik Lebaran di Jalintim Mendalo Darat-Muara Bulian

Baca: Pilkada Merangin - Kampanye Akbar, Hamas Undang Semua Petinggi Parpol Pengusung

Lantas polsek bilang Januario, melakukan penggalamgan dana ke SAD Merangin. Namun, SAD Merangin merasa tidak mengejek dan tidak mau membayar ganti rugi serta menolak mediasi dari polsek dan camat Pelepat.

Karena polsek belum bisa mendatangkan SAD Merangin untuk ketemu SAD Pelepat, sekaligus ganti rugi, maka SAD menganggap polsek berpihak kepada SAD Merangin.

"Alasan itulah yang membuat warga SAD Pasir Putih menyerang polsek Pelepat. Anggota yang ada sudah memperingati. Tapi, mereka tetap melakukan penyerangan. Terpaksa anggota mengambil tindakan," jelas Kapolres, kepada Tribunjambi.com, Rabu dini hari.

Baca: H+6 Lebaran - Harga Sayuran di Pasar Terpantau Stabil, Simak Rinciannya

Baca: H+6 Lebaran Lalu Lintas di Kawasan Mendalo Darat Terpantau Lancar

Baca: Pilkada Kota Jambi - Fasha Instruksikan Tim Jaga Ketertiban

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved