Viral di Medsos

Bocah 7 Tahun Dipukul di Kawasan Percandian Muarojambi. Tante Korban Unggah Videonya ke FB

Keluarga dari pihak yang diduga melakukan pemukulan terhadap seorang anak berusia tujuh tahun yang terjadi pada Minggu

Bocah 7 Tahun Dipukul di Kawasan Percandian Muarojambi. Tante Korban Unggah Videonya ke FB
Facebook

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Keluarga dari pihak yang diduga melakukan pemukulan terhadap seorang anak berusia tujuh tahun yang terjadi pada Minggu siang (17/6) di komplek percandian Kabupaten Muarojambi akan mendatangi rumah anak tersebut. Informasi tersebut tribunjambi.com dapat saat menghubungi Susanti, warga Lebak Bandung, Kota Jambi yang merupakan ibu dari Keandre, anak yang dipukul.

Baca: RUSUH - Amuk Massa Rengkiling Simpang ke Polsek Mandiangin, Satu Anggota Terluka

Keandre seorang anak berusia tujuh tahun diduga mendapatkan perlakuan pemukulan dari seorang ibu yang tidak dikenal. Kejadian tersebut sempat viral di media sosial facebook karena adanya postingan foto disertai video dari orang yang melakukan pemukulan tersebut.

Postingan tersebut dibuat oleh Indah Zulkifli yang merupakan bibi dari Keandre. Dalam postingan tersebut ia juga menuliskan kronologis hingga terjadinya pemukulan tersebut. Ia menuliskan bahwa ponakannnya, Keandre bersama dengan anaknya sedang bermain sepeda, kemudian jatuh dan mengenai seorang ibu-ibu. Saat itulah kemudian ibu tersebut memukul ponakannya.

Tribunjambi.com kemudian mengonfirmasi kebenaran tersebut kepada Indah. Indah mengatakan bahwa tidak berapa lama postingan tersebut Ia unggah, orang yang diduga melakukan pemukulan tersebut menghubunginya dan meminta postingan tersebut dihapus.

"Kejadian tersebut benar terjadi, ponakan saya dipukul. Anak yang dipukul dan anak saya juga membenarkan hal tersebut. Dari tadi malam (red-minggu malam) keluarga pemukul berkelit tidak mengaku bahwa ada pemukulan," jelasnya melalui pesan FB, Senin pagi (18/6).

Baca: Di Kabupaten Tebo, PSK dan Pemilik Tempat Prostitusi Bisa Diseret ke Jalur Hukum

Baca: Pol PP Tebo akan Tertibkan PSK Baru, Kebanyakan Pemain Lama yang Kembali Lagi

Selain itu, tribunjambi.com juga mengonfirmasi ibu dari Keandre, yaitu Susanti. Susanti juga membenarkan kejadian tersebut. Ia menambahkan bahwa Keandre diduga mendapatkan pemukulan di bagian antara punggung dengan bahu.

"Rombongan itu mungkin mau pulang lewat di tempat anak saya main sepeda tadi. Sepeda anak saya jatuh jadi bagian setangnya kena kaki ibu tadi, kemudian dipukul dan dimarahi tapi tidak nangis. Sudah itu, anak saya mau ambil sepeda dimarahi lagi sama suaminya, baru nangis dan lari ke saya, ngumpet di belakang saya," jelas Susanti melaui telepon seluler, Senin pagi (17/6).

Lebih lanjut Ia mengatakan, saat ini, pihaknya sedang menunggu itikad baik dari pemukul anaknya. Kemudian dikatakannya tidak berapa lama postingan di FB viral, pihak dari pemukul sudah menghubunginya, dan kabar terbaru pihak pemukul akan datang ke rumahnya.

"Dari pihak sana ada nelpon, katanya mau nemuin kami habis Zuhur (red-hari ini) kita lihat saja nanti jika mereka datang pembicaraannya seperti apa. Mereka juga minta postingan dihapus, itu tidak masalah yang penting ada itikad baik dari mereka," pungkasnya.

Baca: Jumlah TPS di Kabupaten Tebo Naik 45 Persen

Baca: Warga Diimbau Kontrol Konsumsi Makanan Lebaran

Baca: Wisata Pemandian Air Panas di Sungai Bengkal, Dikunjungi Warga Bungo Hingga Kota Jambi

Berdasarkan informasi yang tribunjambi.com terima, diketahui bahwa orang yang melakukan pemukulan tersebut merupakan warga Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi.

Penulis: samsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved