Kisah 3 Pekerja Indonesia Berpuasa di Australia, Berbuka Hanya dengan Air Putih

Setiap tahunnya 1000 anak muda asal Indonesia bekerja dan berlibur di Australia di bawah skema Working Holiday Visa (WHV).

Kisah 3 Pekerja Indonesia Berpuasa di Australia, Berbuka Hanya dengan Air Putih
worldmaritimenews
ilustrasi 

 Photo: Ruli Mahmuri bekerja di Mildura di negara bagian Victoria (Foto: Istimewa)
 

Bagi Ruli Mahmuri, yang sekarang bekerja di pabrik pengolahan almond di Mildura, negara bagian Victoria, ini adalah puasa kedua yang pernah dijalaninya di luar Indonesia.

Ruli yang sekarang berusia 29 tahun sebelumnya pernah bekerja di kapal pesiar di Italia tahun 2011-2013.

Setelah bekerja di sana, Ruli kembali ke Indonesia dan melanjutkan pendidikan di Akademi Keperawatan di Lebak, Banten, sebelum kemudian memutuskan mengikuti Working Holiday Visa (WHV) di Australia.

Sebelum bekerja di Mildura, Ruli juga pernah bekerja di Renmark, kota yang berjarak 136 km dari Mildura, namun berada di negara bagian yang berbeda.

Renmark di Australia Selatan, dan Mildura di negara bagian Victoria. Kedua kota ini adalah kota pertanian, dan banyak didatangi para backpacker yang biasanya datang dengan visa Working WHV.

Dengan itu menurut Ruli, banyak warga yang sudah mengetahui hal-hal yang berkenaan dengan tradisi Islam. Misalnya berpuasa. Apalagi di Mildura ada mesjid yang biasa dikunjungi oleh pekerja dari Malaysia dan Afghanistan.

Dalam pengalaman puasa, Ruli mengatakan bahwa dia banyak mendapat bantuan dari teman sesama pekerja asal Indonesia, yang tinggal serumah.

"Saya tinggal bersama tiga orang lain, satu Tionghoa Indonesia beragama Budha, dan dua teman juga dari Indonesia beragama Kristen," kata Ruli yang berasal dari Banten.

Ruli mengakui di Australialah dia merasakan hangatnya persahabatan yang dijalin dengan teman-teman berbeda agama tersebut.
"Teman saya yang Tionghoa itu kadang membantu memasak makanan Indonesia seperti empek-empek, atau es cincau untuk buka puasa. Dia juga pernah membangunkan saya untuk saur," kata Ruli.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved