Breaking News:

10 Kali Terbang, Gadis Cantik Ini Meninggal Setelah Take Off Terbang Layang di Gunung Banyak

Cherly Aurelia (18) yang meninggal dunia saat terbang paralayang seorang diri. Hal ini ditegaskan oleh master tandem paralayang Gunung Banyak

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
JOGJA/HASAN SAKRI
OTO ILUSTRASI - Atlet paralayang dan gantole lepas landas dari bukit Parang Endog saat berlangsung acara Jogja Air Show 2016 di kawasan pantai Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (26/3/2016). Jogja Air Show yang akan berlangsung hingga Minggu (27/3) tersbeut selain diisi perlombaan dirgantara juga direncakan akan tampil penampilan aerobatik pesawat. TRIBUN 

TRIBUNJAMBI.COM - Cherly Aurelia (18) yang meninggal dunia saat terbang paralayang seorang diri.

Hal ini ditegaskan oleh master tandem paralayang Gunung Banyak, Taufiq kepada Surya yang ditemui di RS Bhayangkara Hasta Brata, Selasa (12/6/2018).

"Dia terbang sendiri dan bukan tandem. Dan juga sudah punya lisensi terbang PL 1 atau basic," ujar Taufiq.

Menurut Taufik, peristiwa itu terjadi pukul 07.30 Wib, atau sekitar 3 menit setelah Cherly terbang.

Gadis cantik ini terjatuh ke kawasan hutan pinus di bawah lokasi take off.

Sebelumnya pada Senin (11/6/2018) Cherly juga terbang sebanyak lima kali.

Keluarga Cherly menangis setelah melihat jenazah korban. (SURYA/SRI WAHYUNIK)

Sudah Puluhan Kali Terbang

Cherly Aurelia (18) adalah penerbang paralayang profesional yang mengantongi lisensi terbang.

Remaja ini juga memiliki lisensi Pilot (PL) 1 atau basic.

"Rating dia PL 1," kata Tufiq, master tandem Paralayang Gunung Banyak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved