Agar Tidak Bangkrut Usai Lebaran, Ini Tips Rencanakan Keuangan Anda, Hanya Butuh 5 Menit

Periode selama Ramadhan dan menjelang Lebaran kerap membuat perilaku konsumsi dan pengeluaran masyarakat melonjak tinggi.

Agar Tidak Bangkrut Usai Lebaran, Ini Tips Rencanakan Keuangan Anda, Hanya Butuh 5 Menit
Ilustrasi uang

Beberapa kalangan terdahulu telah membuktikan bahwa menabung dapat menopang kehidupan mendatang mereka.

Ketekunan menabung mereka dapat menjadi teladan bagi kalangan millennial baik untuk membeli sesuatu yang kita inginkan ataupun untuk kebutuhan dana darurat.

"Sebaiknya, sebelum menerima gaji dan THR, hitung kembali 15 persen dari total penghasilan yang diterima untuk dianggarkan sebagai tabungan dan dana darurat," sambung Ari.

30 Persen Pelunasan dan Pengeluaran Reguler

Ari menyarankan masyarakat untuk mengamankan 30 persen dari penghasilan yang diterima untuk membayar tagihan dan pengeluaran reguler.

"Pastikan pengeluaran reguler seperti membayar gaji dan THR pekerja (bila ada) telah diamankan sehingga tidak ada tagihan yang harus diselesaikan. Ingat, bahwa semua tunggakan terjadi karena menggampangkan tagihan," tegasnya.

30 Persen Pengeluaran Kebutuhan Ramadhan

Pengeluaran kebutuhan Ramadhan seperti makan di luar, buka bersama, makanan berbuka, baju baru, kebutuhan mudik, hingga kebutuhan Lebaran lainnya harus diambil dari 30 persen dana ini.

Tentukan juga skala prioritas dengan siapa akan berbuka puasa.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved