PAD Kabupaten Tanjabbar Sudah Capai 40,69 Persen dari Target Rp 85 Miliar

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencapai Rp 34,5 miliar dari target Rp 85 miliar.

PAD Kabupaten Tanjabbar Sudah Capai 40,69 Persen dari Target Rp 85 Miliar
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL -  Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencapai Rp 34,5 miliar dari target Rp 85 miliar.

Hal itu disampaikan Yon Heri, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Tanjab Barat kepada tribunjambi.com Jumat (8/6).

Katanya, saat ini PAD telah mencapai 40,69 persen. Target pemasukan bulan Maret 25 persen, bulan April sekitar 35 persen.

Baca: Bandara Muara Bungo Mulai Ramai Kedatangan Penumpang. Tarif Pesawat Mulai Rp 600 Ribuan

Dilanjutkannya, kinerja atas capaian tersebut sudah diatas target.

Pada triwulan satu targetnya 25 persen, triwulan II targetnya 60 persen dan triwulan III 75 persen dan triwulan IV 100 persen.

Dari hal tersebut, yang paling memenuhi dari kekayaan daerah yang dipisahkan mencapai sekitar 90 persen.

"Ini dari deviden Bank Jambi dengan nilai mencapai Rp 9,2 miliar," ungkapnya.

Sedangkan dari pajak sekitar 37 persen dengan nilai Rp 8,2 miliar. Pendapatan yang paling rendah yaitu dari retribusi masih Rp 1,1 miliar.

Pajak hotel 71 persen, dan lainnya baru mencapai sekitar 30 sampai 40 persen.

Menurut Yon Heri, ada pajak yang dibayarkan wajib pajak menjelang batas akhir pembayaran pajak. Dengan harapan wajib pajak tersebut uangnya bisa diputar.

Saat ini pihaknya masih tetap menunggu wajib pajak agak segera melunasi kewajibannya.

Baca: WAH! STAI Muara Bulian Bakal Menjadi IAI.N, Masih Menunggu Keputusan Pusat

Baca: Jelang Lebaran, Harga Ayam Potong Naik Rp 3 Ribu. Simak Harga Komoditi Lainnya

"Kita mengingatkan jangan sampai lewat batas akhir. Kedepan kita sedang berpikir untuk memberikan insentif kepada wajib pajak pelunasan paling cepat," ungkapnya.

Rewards tersebut akan diberikan kepada desa lunas tercepat. Sedangkan untuk kecamatan akan diberikan rewards kategori realisasi tertinggi.

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved