Harga Tiket Pesawat Selama Arus Mudik Naik, "Diatur dan Diawasi Kemenhub"

Hanya pola kenaikan harga tiket telah diatur dan diawasi oleh Kemenhub sesuai dengan surat edaran No. 4 tahun 2018.

Penulis: nisyah | Editor: Nani Rachmaini
elitereaders.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Chairul Nisyah

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sabtu (9/6) terkait harga tiket yang naik pada peak season, Garuda Indonesia melalui Doni Candra selaku Marketing & Brand Development PT Garuda Indonesia Jambi menanggapi, ”Hal ini juga terjadi pada beberapa maskapai lain,” ucapnya.

Harga tiket pada peak season naik sesuai dengan pola peak season pada umumnya.

Hanya pola kenaikan harga tiket telah diatur dan diawasi oleh Kemenhub sesuai dengan surat edaran No. 4 tahun 2018.

Di mana dijelaskan maskapai tidak boleh menjual tarif tiket penerbangan melebihi aturan di PM 14 tahun 2016.

Sesuai yang disampaikan oleh Dirjen perhubungan udara Agus Santoso.

Akan tetapi, maskapai masih bisa menjual layanan tambahan secara opsional yang tidak diatur dalam PM tersebut, seperti misalnya bagasi tambahan, asuransi tambahan dan lainnya.

Besaran tarif sendiri mengacu pada UU nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan dan Peraturan Menteri Perhubungan dan PM 14 tahun 2016.

Tentang Mekanisme formulasi perhitungan dan penetapan tarif batas atas dan batas bawah penumpang pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri.

Namun peraturan menteri tersebut tidak mengatur tarif kelas bisnis dan kelas yang lebih tinggi lainnya.

Untuk Garuda Indonesia sendiri, menerapkan layanan full service dengan maskapai yang menerapkan layanan medium service dan no frill, jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Tags
garuda
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved