Breaking News:

Kondisi Tanah Abang Makin Semrawut, Sandiaga Uno Sebut Potensi dan Peluang Baru

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengamini keramaian di kawasan Tanah Abang yang cenderung semrawut menjelang Lebaran.

Editor: Fifi Suryani
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Sandiaga Uno dikagumi ibu-ibu karena ganteng saat berkunjung ke Swalayan Lulu Cakung Jakarta Timur Sabtu,(28/4/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengamini keramaian di kawasan Tanah Abang yang cenderung semrawut menjelang Lebaran. "Kalau saya melihatnya sebagai potensi. Saya melihat sebagai peluang. Ramai itu berkah yang harus kita tata ke depan," kata Sandiaga, di Jakarta Timur, Kamis (7/6/2018).

Menurut Sandiaga, ketertiban yang diidamkan masyarakat tak akan terwujud dengan penertiban sepotong-sepotong. Ia menyebut, penataan yang dilakukan akan berskala besar dengan merombak kawasan Tanah Abang.

Baca: Bakal Ada Pesawat Gantung di Jambi Paradise pada Libur Lebaran Kali Ini

"Kita enggak bisa piecemeal, enggak bisa satu-satu menyelesaikannya. Sekarang yang kita selesaikan dulu adalah skybridge-nya," ujar Sandiaga. Sejak akhir Mei hingga awal Juni 2018 ini, kondisi Pasar Tanah Abang, di Jakarta Pusat, kian memprihatinkan.

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) mengokupasi hampir seluruh trotoar pasar di sana. Saat dipantau Kompas.com, Rabu (6/6/2018) siang, sepanjang trotoar Jalan Jatibaru Raya hingga di depan pintu masuk Stasiun Tanah Abang, telah dipenuhi PKL.

Para PKL menjajakan berbagai jenis dagangan mulai kaca mata, pakaian dalam, celana, serta sejumlah produk fashion lainnya. Padahal, trotoar yang berada sejajar dengan stasiun semestinya bersih dari PKL. Pemprov DKI Jakarta hanya menggunakan sisi jalan sebaliknya sebagai lokasi untuk para pedagang.

Baca: Awal Juli Kapolda dan Wakapolda Jambi Naik Pangkat

Baca: Maling Motor Merek Scoopy, Lalu Dijual Seharga Rp 3,2 Juta. Febri Dituntut Dua Tahun

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jawaban Sandiaga soal Kondisi Tanah Abang yang Kian Semrawut...",

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved