Kecewa Ditilang Polisi, Pemuda Ini Ancam Ledakkan Mapolres Tanjabbar

Ancaman bom itu bermula saat ZK boncengan bersama kawannya. ketika itu ia tidak pakai helm dan dihentikan oleh petugas.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Beberapa hari lalu publik Tanjab Barat sempat dihebohkan seseorang yang akan mengebom Mapolres Tanjab Barat.

Pria tersebut yaitu berinisial ZK merupakan warga Sungai Saren yang kini dalam proses penyidikan.

ZK beberapa waktu lalu memposting di facebook dengan nada ancam polisi akan bom kantor polisi.

"Sudah kita dalami, tidak ada atau bukan aliran radikal," ungkap Kapolres Tanjab Barat, AKBP A D G Sinaga S.IK, Rabu (6/6).

Kapolres menjelaskan, kejadian tersebut bermula pada saat ZK boncengan bersama kawannya. Saat itu anak baru gede itu tidak pakai helm, dihentikan oleh petugas dan dicek surat-suratnya pun tidak ada.

Kemudian atas pelanggaran tersebut, ZK ditilang. Kemudian karena kecewa ZK membuat postingan di facebook.

"Jadi kita gunakan UU ITE, bukan terorisme, " jelasnya kepada tribunjambi.com dan awak media lainnya di ruang kerjanya.

Kapolres juga sudah pastikan bahwa ZK tidak terkait dengan kelompok terorisme. Hasil tersebut berdasarkan penggeledahan yang dilakukan. Kemudian berdasarkan keterangan orang tua, tetangga terkait keterlibatan dengan kelompok teroris.

Jadi murni karena melanggar, ditilang, jengkel sama polisi. Hingga saat ini ZK masih dilakukan penahanan.

Pelaku dikenakan UUD ITE nomor 11 tahun 2016 ancaman 6 tahun pidana penjara.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved