Kasus Mantan Dirut PDAM dan Oknum Kejari Sungai Penuh Masuk Babak Baru, Ini Perkembangannya

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jambi yang mendalami kasus ini, Insyayadi, membenarkan hal tersebut.

Kasus Mantan Dirut PDAM dan Oknum Kejari Sungai Penuh Masuk Babak Baru, Ini Perkembangannya
Tribun Jambi
Gedung Pengadilan Negeri Jambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan AJ

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua orang tersangka kasus dugaan suap pengumpulan data (puldata) akan memasuki tahap persidangan pekan ini.

Kasus itu melibatkan mantan Plt Dirut PDAM Tirta Sakti, Agus Salim, dan oknum pejabat Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh, Asmardi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jambi yang mendalami kasus ini, Insyayadi, membenarkan hal tersebut.

Dia mengatakan kedua tersangka tersebut telah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana (Tipikor) Jambi pada Kamis (31/5/18).

“Ya, berkasnya sudah kita limpahkan hari Kamis kemarin,” katanya.

Namun, terkait dengan jadwal persidangan, pihaknya belum mendapatkan kepastian.

Menurutnya, jadwal sidang tersebut akan diterimanya setelah penunjukan majelis hakim oleh pengadilan tipikor.

“Kalau jadwal sidangnya kita belum tahu, mungkin bisa jadi hari Rabu (6/6/2018)," terkanya.

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Jambi, Makaroda Hafat, mengatakan belum mengetahui jadwal persidangan untuk dua terdakwa tersebut.

"Kalau jadwalnya kita belum tahu. Senin besok kita cek,” ujarnya.

Dia mengakui bahwa berkas perkara keduanya memang sudah diterima Pengadilan Tipikor Jambi pada Kamis (31/5/18).

Baca: Mengapa 3 Pemain Real Madrid Ini Tertawa saat Foto di Samping Logo Liverpool? Fans Jangan Panas

Baca: Ngintip Portia Fischer, Dara Cantik Membela Timnas Indonesia, Selalu Curi Perhatian

Baca: Ada Pasar Tani di Kompleks Perkantoran Tanjabtim, Ayo Serbu!

"Sudah dilimpahkan, dan kita sudah terima berkasnya," tegasnya.

Sebagai informasi, kasus ini berawal dari tangkap tangan yang dilakukan anggota Polres Kerinci. Dari tangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti uang sebesar Rp 350 juta.

Uang tersebut diduga akan diberikan, terkait beberapa proyek PDAM yang tengah ditangani Kejari Sungai Penuh. Satu di antaranya terkait proyek pemasangan pipa sambungan PDAM untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Kerinci.

Kedua tersangka yang kini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi rencananya akan segera disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Baca: Ungkap, 9 Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Universitas Riau, Jenis Bom dan Pelaku

Baca: Usai Belah Perut Buaya 4,5 Meter Warga Gempar, Temukan Hal Sangat Mengejutkan

Penulis: Mareza
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved