Jadi Saksi Eksekusi Mati 60 Napi, Pria Ini Ceritakan Kengerian yang Dialaminya, Merinding

Menyaksikan seseorang menemui ajalnya, kita pasti tidak bisa membayangkan perasaannya dan tentunya perasaan diri kita sendiri.

Jadi Saksi Eksekusi Mati 60 Napi, Pria Ini Ceritakan Kengerian yang Dialaminya, Merinding
BBC
Salah satu cara hukuman mati dilaksanakan di AS adalah dengan suntikan maut. Sejak 1976, AS sudah mengeksekusi 14.000 orang dengan berbagai cara dan kini masih terdapat 3.000 terpidana mati yang menunggu eksekusi. 

TRIBUNJAMBI.COM - Menyaksikan seseorang menemui ajalnya, kita pasti tidak bisa membayangkan perasaannya dan tentunya perasaan diri kita sendiri. 

Tapi Ron Word melakukan itu.

Ia telah menjadi saksi untuk lebih dari 60 narapidana di Death Row, bagian khusus dari sebuah penjara di AS yang diperuntukkan bagi tahanan hukuman mati. 

 
Jurnalis ini harus menyaksikan para narapidana tersebut menjalani eksekusi mati. 

Pria yang kini usianya 67 tahun tersebut memiliki peran yang tidak mengenakkan saat dirinya bekerja untuk Associated Press di Amerika. 

Para narapidana dieksekusi dengan duduk di kursi listrik yang disebut "Old Sparky" di Negara Bagian Florida.  

Kursi listrik di ruang eksekusi di Penjara Negara Bagian Florida.
Eksekusi narapidana yang paling membekas adalah ketika pembunuh berantai Ted Bundy pada tahun 1989 akhirnya menemui ajalnya. 

Perayaan kembang api di luar penjara dilakukan untuk merayakan kematiannya. 

Kematian Bundy di rayakan dengan kembang api.
Bundy mengakui melakukan pembunuhan dan pemerkosaan kepada 30 wanita pada tahun 1970an. 

Lain lagi dengan cerita eksekusi Jesse Tafero yang juga mengerikan pada Mei 1990. 

Halaman
12
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved