Belum Ada Pasar Beduk di Kabupaten Muarojambi, Pedagang Akhirnya Lakukan Hal Seperti Ini

"Ke depan akan kita atur dengan baik. Kita minta petunjuk dengan bupati untuk dicarikan lokasi untuk pasar beduk," ujarnya.

Belum Ada Pasar Beduk di Kabupaten Muarojambi, Pedagang Akhirnya Lakukan Hal Seperti Ini
Tribun Jambi/Samsul Bahri
Pedagang berjualan di pinggir jalan karena belum ada lokasi pasar beduk di Kabupaten Muarojambi, Kamis (31/5). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Saat bulan puasa ini, di Kabupaten Muarojambi banyak warga yang menjajakan makanan-makanan untuk berbuka puasa di pinggir jalan. Itu karena Kabupaten Muaro Jambi belum memiliki pasar beduk.

Pedagang makanan dan minuman yang berjualan di pingir jalan di Sengeti, berjualan di pinggir jalan dengan alasan tidak mengetahui tempat untuk berjualan.

"Iya kalau di kota jambi kan enak tahu ada tempat pasar beduk. Kalau di sini dak tau kami ado apo idak, tapi setau kami idak ado. Jadi bejualan rame-rame lah di sini (red- pingir jalan)," jelasnya kemarin sore kepada tribunjambi.com, Kamis (31/5)

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintahan Setda Muarojambi, David Rozano, mengatakan Kabupaten Muarojambi memang belum memiliki lokasi khusus untuk pasar beduk. Saat ini sejumlah warga hanya memanfaatkan bahu jalan atau trotoar untuk berjualan.

"Ke depan akan kita atur dengan baik. Kita minta petunjuk dengan bupati untuk dicarikan lokasi untuk pasar beduk," ujarnya.

Dia mengatakan dengan kondisi warga yang berjualan di trotoar atau bahu jalan saat ini masib dimaklumi dan masih di toleransi. Asalkan tidak mengangu lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.

"Ke depan akan kita carikan tempat dan betul-betul akan kita atur seperti halnya di Kota Jambi. Jadi akan di fokuskan pada satu tempat," jelasnya

Penulis: samsul
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved