Inspirasi Bisnis

Bisnis Kue Kering Assyfa Cookies - Pesanan dari Luar Propinsi Hingga Luar Negeri

Sudah banyak kisah tentang pengusaha yang sukses karena menjalankan hobinya sebagai usaha, satu diantaranya cerita dari

Bisnis Kue Kering Assyfa Cookies - Pesanan dari Luar Propinsi Hingga Luar Negeri
TRIBUN JAMBI/FITRI AMALIA

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sudah banyak kisah tentang pengusaha yang sukses karena menjalankan hobinya sebagai usaha, satu diantaranya cerita dari Asmaidah Syandri. Selain berprofesi sebagai Dosen di Universitas Batanghari, ia juga dikenal sebagai pengusaha kue kering dengan nama Assyfa Cookies.

Tidak ada alasan khusus ia memulai usaha ini, karena hobi membuat kue, itu saja. Ia mulai menjadikan hobinya sebagai usaha tahun 2001 sampai dengan sekarang, usahanya telah berkembang pesat.

Baca: Kasus Suap Pengesahan APBD - Supriyono Sesali Tindakannya, Sidang Tuntutan Pekan Depan

Saat memulai usahanya ia hanya miliki tiga orang karyawan, sekarang ia dapat menggaji 16 orang karyawan musiman. Gaji karyawannya juga bervariasi, mulai dari Rp 1,5 -2,5 juta tergantung pekerjaannya.

"Pesanan pertama itu kue coklat kacang (beng beng) dan stik berempah, Ibu Titik PNS dari RS Raden Mattaher sama kawan kawannya yang pesan," kenangnya.

Tidak ada trik khusus atau iklan untuk mempromosikan kue buatannya. Hanya dari cerita mulut ke mulut sehingga semua orang tahu Assyfa Cookies dan datang memesan setelah mencicipi kue buatannya.

Untuk memulai Assyfa Cookies, ia membutuhkan modal awal Rp 10 juta untuk bahan baku, seperti telur, tepung, margarin, mentega susu bubuk dan alat alat guna membuat kue. "Kalo modal sekarang minimal Rp 70 juta untuk bahan baku dan gaji pegawai," tuturnya.

Ada 50 macam jenis kue yang dibuat, diantaranya beng beng, bola bola coklat, nastar strawberri, mete buah, kare kare almond, bangkit susu, nastar keju, stik keju, stik berempah, putri salju, pie cookies, skipi blueder mete dan blueberry. Dalam sehari, ia dan karyawannya dapat membuat lima jenis kue. Nantinya kue yang telah jadi akan dikemas dalam dua bentuk berbeda, bentuk kemasan kiloan dan toples.

Baca: Kabid Humas Polda Jambi: Tas dan Kardus Milik Penumpang yang Tak Sengaja Ketinggalan

Baca: Praktik Fee Proyek di Jambi - Ini Tanggapan Sekda Provinsi dan Kadis PU Provinsi

"Kue yang paling banyak makan waktu pembuatannya nastar dan yang paling simpel itu keju susu," ujarnya.

Kebanyakan pelanggannya dari masyarakat sekitar, Kantor Gubernur, pegawai Rumah Sakit Umum dan Rumah Sakit Arafah, Dinas Perikanan dan masyarakat sekitar. Tidak hanya dari Jambi, ia juga menerima pesanan dari luar propinsi dan luar negeri.

Halaman
123
Penulis: fitri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved