Banjir Tak Berlangsung Lama 

Sejumlah wilayah di kota Sungai Penuh diterjang banjir, Rabu (30/5). Hal itu itu menyusul

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/herupitra
Ilustrasi. Kawasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kecamatan Pangkalan Jambu dan Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin diterjang musibah banjir. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sejumlah wilayah di kota Sungai Penuh diterjang banjir, Rabu (30/5). Hal itu itu menyusul hujan deras yang menguyur Kabupaten Kerinci dan kota Sungai Penuh, Selasa (29/5) hingga Rabu (30/5) dini hari. 

Pantauan Tribunjambi.com, ada tiga titik banjir terjadi. Yakni sebagaan desa Tanjung Rawang, wilayah seputaran SMA 2 Sungai Penuh dan jalan menuju Jembatan kerinduan arah Tanah Kampung. 

Air yang mengenanggi tiga wilayah tersebut hanya setinggi betis orang dewasa. Rabu pagi air terus berangsur surut. 

"Banjir terjadi sejak tadi malam, jalan di SMA 2 tergenang banjir,” sebut warga setempat.

Banjir yang mengenangi sebagian halaman rumah dan jalan ini tak menghambat aktivitas warga.

Aktivitas warga berjalan seperti biasa, begitu juga aktivitas di SMA negeri 2 juga berjalan seperti bisa.

Genangan air tidak sampai masuk ke dalam ruang belajar siswa, begitu juga rumah warga belum ada yang tergenang air.

Banjir juga berlangsung tidak lama, hingga sore beberapa titik banjir telah surut.

“Biasa seperti ini, kala hujan lebat air hingga ke jalan. Tapi setelah itu surut lagi,” aku warga setempat.

Terkait banjir yang terjadi, pihak terkait seperti BPBD Kota Sungai belum bisa dikonfirmasi.

Kepala BPBD Kota Sungai Penuh Paunal dihubungi melalui nomor telepon yang biasa digunakannya, meski bernada aktif, namun tak menyagut penggilan tribun, begitu juga SMS yang dilayangkan juga tidak dibalas.(*)

Sumber: Tribun Jambi
Tags
kebanjiran
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved