Breaking News:

Hendak Mudik Usai Wisuda, Gegara Menyebut Bom di Pesawat, Mahasiswa ini Terancam 8 Tahun Bui

Saat ini FN masih ditahan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan terkait ulahnya tersebut.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase
Frantinus Sigiri pria yang ditangkap akibat bercanda soal bom di pesawat Lion Air dari Pontianak tujuan Jakarta 

TRIBUNJAMBI.COM - FN, penumpang yang menyebabkan kepanikan karena menyebutkan membawa bom di dalam tas yang dibawanya terancam hukuman 8 tahun penjara.

Kepala Polresta Pontianak AKBP Wawan Kristyanto mengungkapkan, terkait peristiwa tersebut pihak kepolisian akan menggunakan Pasal 437 ayat 1 dan 2 Undang-undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.

"Sanksinya maksimal hukuman 8 tahun," ujar Wawan di Mapolresta Pontianak, Senin (28/5/2018) malam.

Saat ini FN masih ditahan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan terkait ulahnya tersebut.

Baca: Ponsel Android Hilang? Jangan Panik, Cukup dengan 5 Cara ini Bisa Temukan Keberadaannya

Berdasarkan keterangan Wawan, FN saat itu sendirian ketika berkomunikasi dengan pramugari.

"Istilahnya Joke Bomb. Jadi dia menyampaikan dengan pramugari. Berkata tentang bom saja itu tidak boleh di lingkungan bandara," ujar Wawan.

"Dia (FN) ditanya pramugari, tas itu isinya apa, dijawab isinya bom. Saat itu sudah boarding dan penumpang sudah sekitar 95 persen berada di dalam pesawat," tambah Wawan.

FN, pemuda yang bercanda bawa bom di pesawat.
FN, pemuda yang bercanda bawa bom di pesawat. (Kompas.com)

FN diketahui merupakan warga asal Wamena Papua yang baru saja menyelesaikan pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Pontianak.

Baca: Kisah Cinta Dari India, Rela Bersepeda 9600 km Demi Cinta, Seperti Ini 40 Tahun Kemudian

Rencananya, FN yang baru saja diwisuda beberapa waktu lalu itu hendak melakukan perjalanan kembali ke kampung halamannya menuju Jayapura dan transit di Jakarta.

Selain memeriksa FN, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap dua orang pramugari Lion Air terkait peristiwa tersebut.

Akibat peristiwa tersebut, penerbangan pesawat Lion Air JT 687 terpaksa ditunda.

Meski demikian, para penumpang tetap diberangkatkan menuju Jakarta, namun menggunakan pesawat pengganti. (Yohanes Kurnia Irawan)

Baca: Bayi Ini Berhasil Jalani Operasi Jantung, Hingga 3 Kali Operasi Jantung, Ini Kisahnya

SUMBER: Intisari Online

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved