Skandal Keuangan - Ancaman Ditembak Hingga Hilangnya Saksi-saksi Najib Razak

"Saya diancam akan ditembak, diminta pensiun dini, cuti lebih awal, dan ditarik ke departemen pelatihan," kata

Skandal Keuangan - Ancaman Ditembak Hingga Hilangnya Saksi-saksi Najib Razak
(AFP/Mohd Rasfan)
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menunjukkan jari yang terkena tinta, setelah memilih di tempat pemungutan suara di Pekan, Rabu (9/45/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM - Kepala Lembaga Anti-Korupsi Malaysia mengatakan, hari ini bahwa sejumlah saksi hilang, sedangkan dia sendiri mendapat ancaman pembunuhan saat menyelidiki skandal keuangan yang melibatkan mantan Perdana Menteri Najib Razak pada 2015.

"Saya diancam akan ditembak, diminta pensiun dini, cuti lebih awal, dan ditarik ke departemen pelatihan," kata Mohd Shukri Abdull kepada wartawan pada jumpa pers seraya menambahkan bahwa ia menerima peluru di rumahnya.

Baca: Raider Kostrad Pasukan Anti-Gerilya, Pasukan TNI yang Sering Berlatih Keras di Bulan Puasa

Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) membuka kembali penyelidikan terhadap aliran uang mencurigakan ke rekening bank Najib dari SRC International, bekas bagian 1Malaysia Development Berhad (1MDB), lembaga dana negara yang berada di pusat skandal itu.

Najib tiba di markas MACC Selasa pagi.

Mohd Shukri Abdull mengatakan kepada wartawan bahwa Najib dipanggil untuk memberikan pernyataan tentang aliran SRC dan untuk saat ini tidak ada niat menahan atau menuduhnya, demikian Reuters. (Antara)

 

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Kepala Badan Anti-korupsi Malaysia Diancam Dibunuh, Saksi-saksi Najib Hilang, 

Editor: suci
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved