Senin, 13 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Campus Zone

Ini Keluhan Mahasiswa Unja Mendalo Tentang Parkir Berbayar, Simak Dengan Cermat

Alat parkir otomatis itu, untuk arah keluar dijaga seorang yang bertugas mengambil uang retribusi pada pengendara yang akan keluar.

Penulis: nisyah | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi/Chairul Nisyah
Suasana saat pengendara keluar kampus Unja Mendalo. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Chairul Nisyah

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mahasiswa Universitas Jambi Mendalo masih mengeluhkan pemberlakuan parkir berbayar.

Pantauan tribunJambi.com, gerbang utama Universitas Mendalo sudah dipasangi enam alat parkir otomatis.

Tiga alat pada pintu masuk dan tiga alat di pintu keluar.

Alat parkir otomatis itu, untuk arah keluar dijaga seorang yang bertugas mengambil uang retribusi pada pengendara yang akan keluar.

Tarif yang dikenakan flat, Rp 1.000 untuk sepeda motor, dan Rp 2.000 untuk mobil.

Tarif ini berlaku untuk setiap kendaraan yang keluar masuk Universitas Mendalo.

Enam mahasiswa yang diwawancarai tribunJambi.com, semua masih mengeluhkan pemberlakuan parkir berbayar.

”Kalau mendadak hujan turun, dibuat glabakan kami yang antre,” ujar seorang mahasiswa jurusan pertanian, Selasa (22/5).

Kerap terjadi antrean panjang pada jam pulang kuliah. Itu membuat pengendara harus menunggu lebih lama untuk keluar kampus. Keadaan bisa lebih buruk jika terjadi hujan, karena mereka tetap harus mengantre untuk keluar dari Unja.

“Kalau panas, kepanasan. Kalau hujan kehujanan. Apalagi di bulan puasa seperti ini, harus ekstra bersabar lagi,” ujarnya.

Ia berharap pihak kampus juga memikirkan tentang hal itu, agar terjadi kesinambungan yang baik pada mahasiswa dan pihak kampus.

Baca: Gelandang Ini Kembali ke Manchester United, Siapa Dia?

Baca: BPOM Lakukan Sidak Di Pasar Beduk, Ini Hasilnya

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved