Breaking News:

Kasus Perambahan Hutan

GALERI FOTO: Sidang Kasus Perambahan Hutan - Ratusan Massa Tuntut Azhari dkk Dibebaskan

Ratusan massa berkumpul di depan Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (22/5/18). Mereka menyampaikan aspirasi terkait

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan AJ

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ratusan massa berkumpul di depan Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (22/5/18). Mereka menyampaikan aspirasi terkait ditetapkannya Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) cabang Merangin, Ahmad Azhari sebagai terdakwa.

Dalam aksi yang dilancarkan ini, mereka setidaknya menyampaikan dua tuntutan. Pertama, mereka menuntut agar Azhari dkk dibebaskan. Kedua, mereka menuntut untuk menghentikan segala bentuk tindakan provokasi dan intimidasi yang dilakukan oleh Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

22052018_demo
TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ)

Baca: GAWAT! Negosiasi AS dan China Berhasil, Rupiah Makin Dekati Level Rp 14.200

"Penangkapan terhadap Azhari, sejak tanggal 27 Januari 2018 yang dituduh melakukan perambahan hutan dan akan mulai diadili di persidangan Pengadilan Negeri Jambi, adalah rentetan intimidasi dan upaya pengusiran paksa yang dilakukan oleh TNKS kepada para petani pemukim dan penggarap," dijelaskan Sarwadi, Ketua SPI Wilayah Jambi.

Beberapa peserta aksi bergantian berorasi menyampaikan aspirasinya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Harian SPI Merangin pun turut menyampaikan orasinya.

"Meski puasa, para petani tetap menyampaikan hak-haknya. Kami harapkan kepada penegak hukum, agar hukum ditegakkan seadil-adilnya," kata dia.

Dia pun menyampaikan, selama ini Azhari dikenal membela kaum tani. Dia turut menyayangkan beberapa kebijakan yang tidak memihak kepada kaum tani.

"Kami mengharapkan pembebasan terhadap Azhari. Di sinilah tempat mencari keadilan," kata dia.

22052018_demo
(TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ)

Baca: Elektabilitas Prabowo Meningkat Setelah Terima Mandat Gerindra. Ini Survei Terbaru Charta Politika

Baca: Pedagang Minta Pemindahan Usai Lebaran, Ini Tanggapan Pihak PT. EBN

Aksi ini diikuti Tim Pembela Hak Asasi Petani terdiri dari lembaga Serikat Petani Indonesia (SPI), Indonesian Human Rights Committe For Social Justice (IHCS) dan Perhimpunan Bantuan Hukum (PBHI) Wilayah Sumatera Barat.

Untuk diketahui, Ahmad Azhari ditangkap dan ditahan oleh Polres Merangin dan Polda Jambi, untuk kemudian diadili hari ini (22/5/18). Dia diadili di Pengadilan Negeri Jambi dengan dakwaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasa 82 Ayat (1) huruf b dan c, 94 Ayat (1) huruf a dan b, UU nomor 18 tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, di mana ancaman hukuman pidana dalam pasal 94 Ayat (1) huruf a dan b UU nomor 18 tahun 2013 paling singkat 8 tahun dan paling lama 15 tahun.

Ahmad Azhari didakwa telah melakukan perambahan hutan seluas sekitar 1,4 hektare di wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Dia beserta tiga orang lain, disidang di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (22/5/18).

22052018_demo
(TRIBUN JAMBI/MAREZA SUTAN AJ)

Baca: Jadwal Pelaksanaan Kas Keliling Periode Ramadan dan Idul Fitri 2018

Baca: TANYA USTAZ: Bolehkah Memeluk Istri Ketika Berpuasa?

Baca: Pingin Punya Banyak Anak?  Pria Ini Akhirnya Menyadari Pertaruhan Nyawa Seorang Wanita

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved