Empat Karyawan Perusahaan di Tebo Diduga Keracunan

Empat orang kariawan PT Lestarindo Utama Karya (LUK) dilarikan ke Puskesmas Mengupeh akibat adanya dugaan keracunan saat berkerja.

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, TEBO - Empat orang kariawan PT Lestarindo Utama Karya (LUK) dilarikan ke Puskesmas Mengupeh akibat adanya dugaan keracunan saat berkerja.

Akibat dugaan keracunan tersebut tim Binmas Polres Tebo langsung menuju perusahaan tersebut.

Kasat Binmas, IPTU Agung Purwanto mengatakan jika kedatangan Tim Binmas untuk mengetahui kronologis yang terjadi dan melihat kondisi para korban.

“Kita langsung bergerak ke TKP, sekitar pukul 11.50 WIB, Sabtu (19/5/2018) kita tiba di lokasi, mengumpulkan data dan keterangan serta melihat kondisi para korban yang masih dirawat di Puskesmas,” ujar Kasat Binmas.

Kasat menegaskan, setelah meminta ketarangan pihak PT LUK dan saksi-saksi lain, diketahui insiden terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, saat itu sebagian pekerja sedang makan sahur.

Tiba-tiba empat pekerja yakni Waida (24), Tri Herawati (22), Elfa Yanti (32) dan Maysarah (25) meminta izin karena sakit kepala dan mual.

“Para korban minta izin karena mengalami pusing dan mual-mual, sekitar pukul 03.00 WIB, lalu Kepala Kerja Nasrul Efendi mengizinkan mereka pulang,” kata Kasat.

Namun, pada pagi hari didapat keterangan jika keempat pekerja tersebut harus dilarikan ke Puskesmas dan mendapatkan perawatan di UGD, karena memgalami muntah-muntah.

Bagian personalia PT LUX Supriadi mengatakan kalau keempat pekerjanya diduga keracunan obat rayab di lokasi Glue tempat pengeleman kayu olahan.

Supriadi menambahkan, setelah mengetahui 4 karyawatinya masuk UGD Puskesmas, sekira pukul 09.00 WIB, petinggi PT LUK langsung membesuk keempat korban.

Dari keterangan dokter Puskesmas Mengupeh, yakni Dr. Leni Susanti, dari ke 4 korban, yang harus mendapatkan perawatan hanya 3 orang sedangkan seorang lagi bernama Maysarah diperbolehkan pulang karena sudah membaik.

Akibat kejadian tersebut pihak PT LUK menegaskan akan bertanggungjawab sepenuhnya kepada karyawati yang keracunan. Pihal PT LUK juga meminta pada keempat korban untuk beristirahat total hingga kesehatan mereka pulih.

“Kita akan bertanggungjawab penuh kepada semua korban,” tegas Supriadi. (*)

Tags
keracunan
Penulis: heri prihartono
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved