Jelang Pilpres

Elektabilitas Prabowo Meningkat Setelah Terima Mandat Gerindra. Ini Survei Terbaru Charta Politika

Survei Charta Politika menunjukkan, elektabilitas Joko Widodo lebih tinggi dibandingkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019.

Elektabilitas Prabowo Meningkat Setelah Terima Mandat Gerindra. Ini Survei Terbaru Charta Politika
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Survei Charta Politika menunjukkan, elektabilitas Joko Widodo lebih tinggi dibandingkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019. Hal itu tercermin dari survei terbaru Charta Politika yang dirilis pada Senin (21/5).

Sebanyak 2.000 responden ditanya "seandainya Pemilu Presiden hanya diikuti oleh tujuh nama di bawah ini, siapa yang akan Bapak/Ibu/Saudara pilih sebagai presiden RI?"

"Kalau dilihat dari angka, Jokowi masih dominan," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam konferensi pers hasil rilis di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin.

Baca: Siapapun yang Menyebut Serangan Teror Rekayasa, Polri: Kami Tunggu Buktinya

Hasilnya, sebanyak 51,2 % responden memilih Jokowi dan sebanyak 23,3 % responden memilih Prabowo. Sementara, Gatot Nurmantyo dipilih 5,5 % respinden, Anies Rasyid Baswedan dipilih 3,4 % responden, Agus Harimurti Yudhoyono dipilih 2,7 % responden, Jusuf Kalla dipilih 2,0 % responden dan pada urutan terakhir, yakni Muhaimin Iskandar dipilih 0,6 % responden.

Adapun, sebanyak 11,5 % responden memilih tidak menjawab. Sampel survei dipilih secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling).

Margin of error survei ini, yakni 2,19 % dengan tingkat kepercayaan 95 %. Yunarto menambahkan, survei ini dilaksanakan dari tanggal 13 hingga 19 Maret 2018, dua hari setelah Prabowo Subianto menerima mandat dari Partai Gerindra untuk maju dalam pemilihan presiden 2019.

Yunarto mengatakan, elektabilitas Prabowo cenderung naik dibanding sebelum Prabowo menerima mandat dari Gerindra. Namun, Yunarto membandingkannya dengan survei yang dilaksanakan Litbang Kompas.

Baca: Pedagang Minta Pemindahan Usai Lebaran, Ini Tanggapan Pihak PT. EBN

Baca: Dugaan Korupsi Dana Bansos Muarojambi - Suratno: Pendapat Ahli Itu Dikesampingkan

Survei yang dilaksanakan Litbang Kompas diketahui dilaksanakan sebelum Prabowo menerima mandat dari Gerindra. "Dalam survei Litbang Kompas, elektabilitas Jokowi 55,9 % dan Prabowo 14,1 %. Apakah signifikan bagi Jokowi? Menurut saya tidak. Tapi apakah ini signifikan bagi Prabowo? Menurut saya sedikit signifikan," ujar Yunarto.

"Namun yang pasti, ada pengaruh dari deklarasi Prabowo mengenai mandat itu, kemudian membuat elektabilitasnya naik apabila dibandingkan survei dari Litbang Kompas dengan Charta Politika," lanjut dia. 

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved