Breaking News:

Pernak pernik Ramadan

Air Kelapa atau Teh Manis? Simak Pilihan yang Lebih Sehat Saat Berbuka Puasa

Tak terasa, sudah lima hari kita menjalani ibadah puasa, nuansa buka puasa yang hangat bersama rekan dan keluarga sudah kita rasakan.

TRIBUN JAMBI/WAHID NURDIN

4. Kolesterol. Berpuasa membuat kadar kolesterol (lemak darah) menurun, terutama kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL). Sebaliknya, kolesterol baik (HDL) didapati meningkat.

Begitu banyak manfaat puasa, tapi Anda tidak akan mendapatkan kebaikan secara optimal jika tidak diimbangi dengan asupan yang sehat. Saat buka puasa misalnya, biasanya Anda akan langsung menyambar minuman dingin seperti es teh manis atau es kelapa. Di antara keduanya, maka yang lebih sehat sebagai minuman berbuka?

Baca: Keajaiban 10 Malam Terakhir Ramadan, Berikut Amalan Sederhana yang Bisa Anda Laksanakan

Baca: Segera Tempatkan Pasukan Internasional untuk Melindungi Warga Palestina

Baca: GALERI FOTO: Awalnya Romantis, Lama-lama Reaksi Pria Ini Jadi Kocak Saat Dampingi Istri Melahirkan

Kandungan di balik air kelapa dan es teh manis

Berbagai kudapan buka puasa punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Salah satu yang memiliki kelebihan adalah air kelapa.

"Air kelapa ternyata mengandung elektrolit yang dibutuhkan oleh tubuh ketika berpuasa. Setelah elektrolit kembali seperti semula, maka tubuh Anda akan terasa segar kembali. Yang perlu Anda perhatikan adalah kandungan gula di dalam air kelapa yang Anda beli di luar," terang dr. Kartika Mayasari dari KlikDokter.

dr. Kartika menyarankan, jika Anda membeli air kelapa atau es kelapa, minta penjualnya untuk tidak mencampur air kelapa dengan gula. Jika Anda ingin yang manis-manis, minta penjual hanya menambahkan sedikit gula. Pada dasarnya air kelapa sudah memiliki rasa manis yang natural.

Lalu, bagaimana dengan teh manis? Menurut dr. Kartika, kandungan kafein di dalam teh manis justru dapat membuat tubuh menjadi lebih dehidrasi. Kafein dalam teh ini mempunyai zat yang bersifat diuretik atau dapat memicu Anda untuk sering buang air kecil.

Baca: Tak Hadiri Pernikahan Putrinya, Ternyata Begini Serangan Jantung yang Dialami Ayah Meghan Markle

Baca: Kisah Unik Alumni Unja yang Kuliah S2 di Australia; Berpuasa Hanya 10 Jam

Baca: Jalan Terusan Tembus Ness-CitraRaya City Diresmikan, Bisa Dilalui saat Mudik Lebaran

Baca: Komoditi asal Jambi yang Dapat Tingkatkan Kejantanan Pria Ini Tembus Pasaran Korea

Karena itu, saat Anda mengonsumsi minuman yang berkafein, maka akan membuat cairan tubuh semakin hilang. Berdasarkan fakta medis, tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman mengandung berkafein saat berbuka puasa.

So, bagaimana? Minum air kelapa atau teh manis? Ternyata air kelapa dengan sedikit atau tanpa kandungan gula lebih baik untuk dijadikan pelepas dahaga saat berbuka puasa.

Penulis: Fifi Suryani
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved