Perambah Nekat, PT Reki Meminta Dukungan Penegakan Hukum

PT Restorasi Ekosistem Indonesia (Reki) membutuhkan bantuan dan dukungan segera untuk penegakan hukum

Perambah Nekat, PT Reki Meminta Dukungan Penegakan Hukum
tribunjambi/mareza sutan aj
PT Restorasi Ekosistem Indonesia (Reki) membutuhkan bantuan dan dukungan segera untuk penegakan hukum terhadap para pelaku perusakan kawasan Hutan Harapan di Kunangan Jaya II, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - PT Restorasi Ekosistem Indonesia (Reki) membutuhkan bantuan dan dukungan segera untuk penegakan hukum terhadap para pelaku perusakan kawasan Hutan Harapan di Kunangan Jaya II, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Situasi terakhir, sekelompok masyarakat memasukkan dan mengoperasikan alat berat secara ilegal untuk merusak kawasan hutan negara tersebut.

“PT Reki telah menyampaikan surat permohonan penegakan hukum melalui Sporc, tapi belum ada tindak lanjut,” ungkap Direktur Operasional PT Reki Lisman Sumardjani, (13/5/18).

Lisman mengatakan, dukungan penegakan hukum sangat diperlukan karena kelompok masyarakat nekat melakukan perusakan hutan walau telah diberikan alternatif jalan keluar, peringatan dan tindakan.

Lisman menjelaskan, pada awal April 2018, masyarakat RT 36 Dusun Kunangan Jaya II mengajukan izin memasukkan alat berat dengan dalih untuk perbaikan jalan.

"Karena kegiatan masyarakat dalam kawasan hutan negara yang izinnya telah diberikan kepada pihak tertentu (dalam hal ini PT Reki) adalah melawan hukum, maka PT Reki menolak memberikan izin," jelasnya.

Meski begitu, PT Reki memberikan alternatif jalan keluar, yakni meminta masyarakat membangun kerja sama pegelolaan kawasan hutan dengan skema perhutanan sosial kemitraan dengan PT Reki selaku pemegang izin konsesi kawasan Hutan Harapan.
(cre)

Tags
PT REKI
Penulis: Mareza
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved