Kadisperindag Muaro Jambi: Kenaikan Harga Ayam Sifatnya Nasional

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muaro Jambi, Nur Subiantoro mengatakan bahwa kenaikan harga ayam

Kadisperindag Muaro Jambi: Kenaikan Harga Ayam Sifatnya Nasional
TRIBUN JAMBI/SAMSUL BAHRI

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muaro Jambi, Nur Subiantoro mengatakan bahwa kenaikan harga ayam yang terjadi saat ini sifatnya nasional. Hari ini, Selasa (15/5) terpantau harga ayam berkisar antara Rp 45-48 ribu perkilogram.

"Kenaikan harga ayam itu sifatnya nasional diakibatkan oleh permintaan yang meningkat, sedangkan pasokan agak berkurang. Jadi mengalami kenaikan harga," ujarnya.

Baca: Harga Ayam di Hypermart Rp 24.900/Ekor, Daging Sapi Rp7.790/Ons

Sebelumnya Ia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan rapat bersama pemerintah daerah. Selain itu Ia menjelaskan bahwa rapat tersebut juga dihadiri oleh agen gas dan satgas pangan.

"Yang jelas saat ini harga ayam memang mahal, dan untuk antisipasi gas LPG 3kg juga para agen sudah kita panggil. Untuk kiranya menyalurkan sesuai ketentuan," jelasnya.

Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil rapat pihak agen akan menambah kuota masing-masing 1.000 tabung.

Asisten Ekbang Muarojambi, David Rozano mengatakan kuota gas untuk Kabupaten Muarojambi tahun 2018 ini sebanyak 6.916 metrik atau sekitar 2.305.330 tabung.

"Agen LPG akan menyalurkan sesuai dengan kuota perbulan mereka dari Pertamina ditambah 10 persen. Hal ini dilakukan guna menutupi kelangkaan," jelasnya.

Baca: Hari Krida Pertanian, Batanghari Tonjolkan Teknologi Jajar Legowo Bercocok Tanam

Baca: Cegah Kehamilan Tanpa Kontrasepsi, Simak Tiga Trik dengan Sistem Kalender Ini

Selain itu, Ia mengatakan berdasarkan hasil kesepakatan dalam rapat diputuskan bahwa saat puasa dan menjelang lebaran tidak ada kelangkaan gas LPG.

"Para agen siap menyediakan stok selama puasa dan ditambah 15 hari plus lebaran. Pemkab juga lakukan patroli terhadap harga HET," jelasnya.

Penulis: samsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved