Denny Siregar: Dear Fadli Zon, Harus Berapa Polisi Lagi Mati Supaya Selesai Revisi UU Terorisme?

Denny Siregar menanyakan hal tersebut kepada Fadli Zon, yang merupakan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bidang Politik dan Keamanan.

Denny Siregar: Dear Fadli Zon, Harus Berapa Polisi Lagi Mati Supaya Selesai Revisi UU Terorisme?
Denny Siregar dan Fadli Zon 

TRIBUNJAMBI.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar turut buka suara terkait insiden serangan terorisme di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitternya yang diunggah pada Rabu (9/5/2018) Denny Siregar menanyakan perihal revisi UU Terorisme.

Denny Siregar menanyakan hal tersebut kepada Fadli Zon, yang merupakan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bidang Politik dan Keamanan.

Baca: Didesak Sahkan UU Terorisme, Fadli Zon: Gagal Tanggulangi Teroris Kok DPR yang Disalahkan

Baca: Terungkap Ternyata Ini Pesan Tersembunyi Bom Bunuh Diri di Surabaya Gunakan Wanita dan Anak-anak

Denny Siregar menyinggung, butuh berapa nyawa lagi polisi yang harus meninggal saat menjalankan tugas, hingga UU ini selesai direvisi dan disahkan?

@Dennysiregar7: Dear @fadlizon .. Harus berapa polisi lagi mati supaya selesai revisi UU terorisme ?

Baca: 165 Calon Jamaah Haji Batal Berangkat, Ini Rincian CJH yang Tak Jadi Pergi ke Tanah Suci

Postingan Denny Siregar dan Korban aparat yang meninggal di insiden Mako Brimob
Postingan Denny Siregar dan Korban aparat yang meninggal di insiden Mako Brimob (Kolase/TribunWow.com/Twitter)

Baca: Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto Lantik Sekda Sapril Gantikan Sudirman

Diberitakan sebelumnya, DPR memutuskan untuk memperpanjang pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (RUU Anti-terorisme).

Keputusan ini disepakatai saat rapat paripurna ke-22 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2017-2018 pada 10 April 2018 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

"Perpanjangan masa pembahasan RUU pemberantasan tindak pidana terorisme dapat kita setujui," kata Fadli Zon saat memimpin rapat paripurna yang dihadiri oleh 289 anggota perwakilan fraksi, dikutip Kompas.com.

Baca: Bawa Anak 8 Tahun Lakukan Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Surabaya, Begini Kondisi Bocah Itu Saat Ini

Anggota Pansus RUU Anti-terorisme dari Fraksi PPP Arsul Sani mengungkapkan jika pembahasan revisi undang-undang itu tinggal perdebatan mengenai definisi terorisme.

"Urusan peran TNI selesai, tinggal yang jadi perdebatan adalah definisi terorisme," tutur Arsul.

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved