Cerita Mistis dan Tempat-tempat Angker di Nusakambangan Ini Bikin Merinding, Ada Sosok Tanpa Kepala

Mendengar nama Pulau Nusakambangan Bagi orang umum, sudah cukup membuat bulu kuduk merinding. Tempat ini penjara penjahat kelas kakap

Cerita Mistis dan Tempat-tempat Angker di Nusakambangan Ini Bikin Merinding, Ada Sosok Tanpa Kepala
Tribun Jateng/Adi Prianggoro
Seorang petugas Lapas Nusakambangan siap siaga menjaga lembaga permasyarakatan tersebut, 7 Februari 2014. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pasca kerusuhan di Rutan Cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, sedikitnya 145 narapidana tindak pidana terorisme telah dipindahkan ke tiga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan, Kamis (10/5/2018).

Akibat kerusuhan lima orang anggota polisi gugur, dan satu orang Napi terpaksa ditembak mati karena melawan dan mencoba merebut senjata petugas.

Sebanyak delapan bus yang napi tersebut tiba di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah pada pukul 17.20 WIB.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, melalui rilis tertulis yang diterima Kompas.com, mengatakan, ketiga lapas tersebut yakni Lapas Kelas 1 Batu, Lapas Kelas 2A Pasir Putih dan Lapas kelas 2A Besi.

“Mereka akan ditempatkan di Lapas high risk security dengan hunian kamar one man one cell, dengan pengamanan maksimal,” katanya.

Baca: Petugas Pemandi Jenazah Terpidana Mati di Nusakambangan Pernah Alami Hal Mistis, Ini Pengakuannya

Baca: 4 Fakta Mengerikan LP Nusakambangan, Coba Melarikan Diri Beginilah Kengerian yang Akan Dialami Napi

Sri menjamin, sistem perlakuan, pembinaan dan pengamanan akan diterapkan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

Suasana Dermaga Wijaya Pura, Cilacap, Jawa Tengah malam hari, Jumat (29/7/2016). Pasca eksekusi mati gelombang 3, Dermaga tersebut sepi.
Suasana Dermaga Wijaya Pura, Cilacap, Jawa Tengah malam hari, Jumat (29/7/2016). 

Sebab, jajaran pemasyarakatan di Nusakambangan dinilai paling siap untuk menampung para napi teroris yang telah membuat kerusuhan di Rutan Salemba, Mako Brimob itu.

“Kapasitas lapas yang memadai dan petugas pemasyarakatan yang telah dilatih dan di-assesment untuk kebutuhan mengamankan dan membina narapidana teroris,” ujarnya.

Kawasan Pengamanan yang Ketat dan Angker

Mendengar nama Pulau Nusakambangan Bagi orang umum, sudah cukup membuat bulu kuduk merinding.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved