Penjual Pakaian di Pasar Sengeti Kena Imbasnya, Gara-gara Harga Kebutuhan Pokok Melonjak Naik

Kenaikan beberapa bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan ternyata berdampak pada penjualan pakaian

Penjual Pakaian di Pasar Sengeti Kena Imbasnya, Gara-gara Harga Kebutuhan Pokok Melonjak Naik
tribunjambi/samsul bahri
Pedagang pakaian di pasar sengeti 

Laporan Wartawan Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kenaikan beberapa bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan ternyata berdampak pada penjualan pakaian di Pasar Sengeti, Kabupaten Muarojambi.

Hal ini disampaikan oleh seorang pedagang pakaian di Pasar Sengeti, Soleha kepada tribunjambi.com, Rabu (9/5).

Ia mengatakan bahwa omset penjualan pakaian selama hampir dua minggu ini mengalami penurunan. Bahkan menurutnya turun mencapai 50 persen.

"Penjualan pakaian tiap hari itu tidak sama. Tapi memang dua minggu terakhir omset berkurang, biasanya omset bisa mencapai 1,5 juta perhari, sekarang sehari dak sampai 1 juta," ujarnya

Menurutnya, hal ini kemungkinan karena adanya kenaikan pada beberapa kebutuhan pokok yang terjadi di Pasar Sengeti. Selain itu, menurutnya juga karena pakaian apalagi saat mendekati puasa tidak menjadi prioritas utama.

"Apalagi bulan puasa tahun ini bertepatan dengan pertengahan bulan, jadi gaji awal bulan disiapkan untuk membeli kebutuhan puasa," tuturnya

Hal senada juga dikatakan oleh Fitri, yang juga menjual pakaian di Pasar Sengeti. Ia mengatakan bahwa kondisi seperti saat ini memang sering terjadi ketika mendekati bulan puasa.

"Biasalah kalo sudah mau dekat puasa, harga kebutuhan pokok mahal jadi kita yang jualan pakaian sedikit banyaknya kena imbas. Karena pembeli kan lebih milih barang kebutuhan pokok dari pada pakaian," tuturnya

Ia menambahkan harapannya agar nanti ketika menjelang lebaran, omset yang didapatkan bisa seperti tahun kemarin. Ia mengatakan bahwa kondisi seperti saat ini akan berbeda ketika menjelang lebaran.

"Kalo lebaran tahun lalu omset bisa naik hingga 100 persen. Apalagi tahun lalu juga bertepatan dengan anak sekolah masuk ajaran baru. Tahun ini kan juga gitu, jadi harapan kita tahun ini omset bisa lebih naik dari tahun lalu,"pungkasnya

Penulis: samsul
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved