Sekte Raëlisme atau Raelianisme yang Mengkultuskan Alien sebagai Tuhan, Gimana Cara Ibadahnya?

Tahukah Anda jika di dunia ini terdapat sebuah ajaran yang menjadikan alien sebagai Tuhan yang menciptakan alam semesta.

Sekte Raëlisme atau Raelianisme yang Mengkultuskan Alien sebagai Tuhan, Gimana Cara Ibadahnya?
Agama Raelian 

Baca: Menguak Bilik Asmara yang Bisa Dinikmati Napi Berduit dengan Bebas Bawa Wanita ke Lapas

Sampai 1991 ketika digantikan oleh motif lain, berarti bahwa orang-orang Albania mendapati logo ajaran tersebut lalu dilarang membuka 'kedutaan luar bumi' di Israel dan Lebanon. 

Meski agama ini dianggap gila dengan perilaku kontroversialnya, beberapa publikasi menunjukan jika agama ini bersusah payah untuk menunjukan kebenarannya.

Baca: 21 Ribu Lansia di Kabupaten Tebo Butuh Bantuan

Mereka meyakini jika tuhan merteka Elohim adalah makhluk astral yang pernah datang ke bumi sebagai utusan malaikat.

Jika maunusia bisa menciptakan perdamaian antar manusia, Elohim akan datang ke Bumi dan memberikan teknologi canggihnya kepada manusia, tulis Dilymail

Baca: Meningkatnya Nilai Tukar Dolar Terhadap Rupiah Juga Tidak Pengaruhi Harga Barang Impor

Agama ini muncul sejak 7 oktober 1975, ketika pendirinya bernama Vorilhon mengklaim dirinya dibawa naik pesawat angkasa oleh Elohim.

Keyakinan kunci lainnya termasuk perdamaian dunia dan hari penghakiman yang akan datang ketika Elohim, yang mencatat setiap ingatan manusia dan DNA pada superkomputer canggih, akan kembali ke Bumi dan membangkitkan mereka yang telah mati menggunakan kloning.

Dalam persiapan untuk hari itu, para Rabi sedang dalam proses menciptakan kedutaan ekstraterestrial, yang mereka harapkan untuk dibangun di Yerusalem, untuk menyambut Elohim kembali ke Bumi.

Di antara mereka yang menantikan hari besar adalah  pengikut dari Raelian. " Aku akan menyambut Elohim dengan hormat, sama seperti seseorang akan menyambut orangtuamu yang telah lama pergi ke rumah," katanya antusias.

Baca: Panglima Tim Relawan dan Pemenangan Adirozal- Ami Taher Sebut Anggota Tim Capai 6.200 Orang

SUMBER: Intisari Online

Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved