Ujian Nasional Tingkat SLTP

Setelah Dievaluasi, Ternyata 40 Siswa SMP di Kota Jambi Tak Ikut UNBK

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP memang sudah selesai digelar. Tercatat sebanyak 11.380 siswa dari SMP/MTS Negeri maupun swasta

Penulis: Rohmayana | Editor: Fifi Suryani
Tribun Jambi/Rohmayana
Pelaksanaan UNBK. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP memang sudah selesai digelar. Tercatat sebanyak 11.380 siswa dari SMP/MTS Negeri maupun swasta terdaftar untuk mengikuti UNBK tahun ini.

Namun berdasarkan catatan tersebut ada 40 siswa yang tidak mengikuti UNBK. 40 siswa tersebut diantaranya, 22 siswa mengundurkan diri sebelum UNBK sementara 18 siswa lainnya akan mengikuti ujian susulan.

Hal ini disampaikan, Arman, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi bahwa 22 siswa tersebut sudah terdaftar sebagai peserta UNBK namun tidak hadir tanpa keterangan.

Baca: VIDEO: Kembang Tahu Masuk Mal - Jajakan Makanan Sehat Buat yang Takut Gemuk dan Gula

"Kalau 18 siswa ini tidak hadir dikarenakan sakit sehingga akan mengikuti ujian susulan," katanya, Minggu (29/4).

22 siswa yang tidak hadir tanpa keterangan tersebut yakni berasal dari SMP Purnama 3, SMPN 6, SMPN 12, SMPN 5, SMP PGRI 2, SMP YKPP, SMPN 9, SMP Dwi Tunggal, MTS Nurul Islam, MTS Asasislamiyah Sipin, MTS Tarbiyah Islamiyah Mayang, dan SMP Baiturrahim. Sementara 18 siswa yang aja mengikuti ujian susulan yakni SMPN 6, SMPN 18, SMPN 1, SMP S Dwi Tunggal, MTS Assaadah, dan MTS Laboratorium.

Menurutnya, ujian susulan tersebut akan berlangsung pada 8 hingga 9 Mei pekan depan. Pelaksanaan ujian susulan tersebut akan digelar di sekolah masing-masing.

"Untuk ujian susulan ini akan digelar di sekolah masing-masing, sesuai dengan mata pelajaran yang tidak diikuti oleh siswa yang bersangkutan," katanya.

Arman menambahkan dalam pelaksanaan ujian susulan nanti para siswa langsung mengerjakan dua mata pelajaran dalam satu hari. Namun, sebelumnya pada 7 Mei akan dilakukan sinkronisasi UjIan susulan kepada siswa dan juga pihak sekolah. "Ini kita lakukan agar tidak terjadi kendala saat berlangsungnya ujian," katanya.

Baca: Inilah Atlet Atletik Kabupaten Tebo yang Lolos O2SN

Baca: Dugaan Pemotongan Dana Panwascam di Kab. Bungo - Gaji Pertama Juga Disunat

Sementara itu, Abdullah Thatif Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi mengatakan bahwa pihaknya akan segera menggelar rapat dengan dinas pendidikan, guna melakukan evaluasi hasil UNBK tahun 2018. Secara keseluruhan menurutnya dirinya sangat mengapresiasi sekolah-sekolah yang sudah mampu menggelar UNBK secara lancar.

"Awalnya kita sempat ragu bisa dilaksanakan secara keseluruhan, karena pada waktu itu terkendala dengan jumlah komputer di tiap sekolah," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved