Pengangkut Kayu Ilegal Ditangkap di Bungo, Gunakan Dokumen Palsu

Pembawa kayu ilegal sebanyak 18 m3 ditangkap di Bungo Minggu (22/4) lalu. Setelah diperiksa ternyata ada pemalsuan dokumen juga.

Pengangkut Kayu Ilegal Ditangkap di Bungo, Gunakan Dokumen Palsu
TRIBUN JAMBI/JAKA HENDRA BAITTRI

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Pembawa kayu ilegal sebanyak 18 m3 ditangkap di Bungo Minggu (22/4) lalu. Setelah diperiksa ternyata ada pemalsuan dokumen juga.

kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bungo, Dendy benarkan hal ini. "Pengangkutan kayu olahan tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen pengangkutan hasil hutan kayu olahan," katanya.

"Selain itu (dokumennya) palsu jelas sekali. Karena yang ditunjukkan supir mobil adalah nota angkutan yang dikeluarkan pemilik lahan dari desa Telun kecamatan Nalo Tantan kabupaten Merangin," katanya.

Baca: Temuan Granat di Kerinci - Polres Koordinasi dengan Dansat Brimob Minta Bantuan Gegana

"Tapi nota tersebut tidak ditandatangani pemilik lahan," tambahnya.

Kayu ilegal tersebut dibawa dengan satu unit kendaraan roda 6. Kayu yang diangkut adalah olahan jenis Meranti sebanyak kurang lebih 18 M3. Kendaraan ditangkap di jalan lintas Sumatera km 22 arah Bangko tepat di depan pabrik karet PT. ABL.

Dendi mengatakan asal kayundiduga kuat berawal dari hutan produksi Bukit Puncung dan Hutan Produksi Batang Uke di wilayah Kecamatan Pelepat.

Sementara itu kayu dimuat di wilayah Dusun Rantel sebanyak 6 meter kubik dan Dusun Rantau Keloyang Kecamatan Pelepat kurang lebih 12 meter kubik.

"Saat ini, sopir, mobil dan kayu olahan tersebut telah dikirim ke Dinas Kehutanan Provinsi Jambi untuk proses lebih lanjut," katanya.

Pelaku kemudian diduga melanggar pasal 16 Jo pasal 88 ayat (1) UU no. 18 tahun 2013.

Baca: Peserta Ujian Nasional Tinggkat SMP Tahun 2018 Alami Peningkatan

Baca: Lampu Mati Hingga Jadwal Molor Satu Jam, Warnai Hari Pertama UNBK Tingkat SMP di Batanghari

Penangkapan ini dilakukan dalam proses patroli gabungan antara Dinas Kehutanan Jambi, UPTD KPHP Bungo dan KPHP Tebo.

"Patroli pengamanan hutan dan hasil hutan dalam wilayah kerja UPTD KPHP Bungo. Patroli tsb dilaksanakan selama 3 hari dimulai hari Jumat," katanya.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved