Kasus Pencurian

Maling Kulit Manis di Kebun Marak di Kerinci

Aksi pencurian casiavera dengan cara menguliti di batang kembali dialami warga yang lahan perkebunannya berada di perbatasan

Maling Kulit Manis di Kebun Marak di Kerinci
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Aksi pencurian casiavera dengan cara menguliti di batang kembali dialami warga yang lahan perkebunannya berada di perbatasan Desa Simpang Tutup dan Tanjung Genting, Kecamatan Siulak. Puluhan batang casiavera yang lokasi perkebunannya berada di pinggir jalan tersebut terlihat sudah dikuliti oleh orang yang tidak bertanggung jawab, hingga petani selaku pemilik kebun merugi.

"Saya tidak tahu kapan kulit manis kami dMarak di kuliti, hanya tinggal bagian ujung batang beserta ranting yang ditinggal," ungkap Seprial warga Siulak.

Baca: Ujian Nasional di Kerinci Sempat Terhambat Satu Jam, Ini Kata Kadiknas

Kejadian pencurian casiavera miliknya, lanjut Seprial tidak diketahui kapan kejadiannya, dia baru mengetahui casiaveranya sudah hilang dan dikuliti oleh orang yang tidak bertanggung jawab Sabtu pagi (21/4).

"Kita cuma bisa bersabar, dari pada rugi banyak. Pagi ini kami sekeluarga menguliti casiavera yang masih ditinggalkan pencuri, semoga bermanfaat bagi yang mencurinya," sebutnya.

Selain itu Rusel pemilik ladang yang berlokasi di Batu Ampar, tepatnya di Kawasan Sungai Renah, Kecamatan Kayu Aro, sangat terkejut ketika ia menyambangi ladang miliknya tersebut, melihat sebagian kayu manis di ladangnya nyaris habis dikuliti maling. Russel menuturkan, kejadian maling kulit manis di ladang miliknya tersebut terjadi tepatnya pada Sabtu malam.

Sebelumnya Russel sudah membeli  kayu manis tersebut, berkisar empat hari setelah dirinya membayar kulit tersebut, datang maling menyatroni, "kulit manis kami beli padong, jarak empat hari sudah dimaling," katanya.

Baca: Bupati dan Kadis Pendidikan Tanjabtim Tinjau Pelaksanaan UNBK Tingkat SMP

Baca: Ujian Nasional Berbasis Komputer - Bupati Lakukan Monitoring di SMP 6 Muarojambi

Selain itu pada Senin (23/4) aksi nekat maling kayu manis kembali terjadi di Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Gunung Kerinci.

Maling sudah berhasil membobol gembok gudang yang berisi kulit manis. Namun aksi maling tersebut gagal karena keburu ketahuan oleh pemilik rumah.

"Aksi pencurian malam tadi dapat di gagalkan ya Allah masih Kau lindungi keluarga kami," kata Amrizal warga setempat.

Dia mengatakan kejadian tersebut pada malam hari di rumah orang tuanya. "Idak ado yang hilang, sempat ketahuan maling lari," katanya.

Sebelumnya Kapolsek Gunung Kerinci mengakui marak aksi pencurian kulit manis. Bahkan Kapolsek Iptu Masdanur menyarankan agar pembeli kulit manis juga mengecek barang yang dibelinya dari siapa dan kebunnya dimana.

"Kami tetap siap menerima laporan atau melakukan patroli dalam memberikan pengamanan," katanya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved