Kasus Perambahan Hutan

Kasus Perambahan Hutan di Kawasan TNKS - Penyidik Mintai Keterangan Ahli

Berkas pemeriksaan kasus perambahan hutan adat di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), tepatnya di Desa Renah Alai,

Kasus Perambahan Hutan di Kawasan TNKS - Penyidik Mintai Keterangan Ahli
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Perambahan hutan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Berkas pemeriksaan kasus perambahan hutan adat di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), tepatnya di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, masih belum dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan.

Beberapa waktu lalu berkas dikembalikan jaksa ke penyidik Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi untuk dilengkapi sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Ini dikarenakan jaksa menilai masih ada kekurangan pada berkas.

Baca: Peringatan HKP, Bupati Tonjolkan Tanaman Langka di Batanghari

Kanit 1 Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi Kompol Salpandri, saat dikonfirmasi mengatakan, petunjuk yang diberikan jaksa yakni agar penyidik kembali memintai keterangan ahli dari Balai TNKS. Dikatakan Salpandri, keduanya adalah ahli bidang pemetaan dan ahli masalah perizinan.

“Permintaan jaksa sudah dipenuhi penyidik, dan berkas sudah dilimpahkan lagi ke jaksa,” sebut Salpandri, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (22/4).

Saat ini, lanjut Salpandri, pihaknya masih menunggu petunjuk dari jaksa. “Mudah-mudahan berkas bisa dinyatakan lengkap,” ujarnya.

Diketahui, dalam kasus ini pihak kepolisian telah menetapkan empat orang tersangka, yakni Indra, Maardi, Hasim, dan Azhari.

Baca: Pembangunan Pamsimas Gunakan Dua Anggaran

Baca: Melawan Saat Ditangkap, Pengedar Narkoba di Bungo Sengaja Tabrakkan Motornya

Penulis: budi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved