Ujian Nasional Tingkat SLTP

Bupati dan Kadis Pendidikan Tanjabtim Tinjau Pelaksanaan UNBK Tingkat SMP

Bupati Tanjung Jabung Timur, Romi Hariyanto tinjau hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat

Bupati dan Kadis Pendidikan Tanjabtim Tinjau Pelaksanaan UNBK Tingkat SMP
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.CO, MUARASABAK - Bupati Tanjung Jabung Timur, Romi Hariyanto tinjau hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SLTP di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Didampingi Kadis Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Junaidi Rahmad, Bupati langsung menuju ke SLTP Negeri 21 Kabupaten Tanjabtim.

Di sela-sela peninjauan UNBK, Bupati memberikan suport kepada para peserta UNBK. Agar lebih berhati-hati dalam mengerjakan soal. Karena jika tidak memahami soal maka jawaban sudah pasti salah.

Baca: Warga Pungut Kecewa, Tanggul Penahan Air Baru Selesai Akhir 2017 Jebol. Ini Tanggapan Kepala BPBD

"Jangan buru-buru. Waktu kan panjang, pahami soal jangan terjebak dengan soal dan waktu," kata bupati, Senin (23/4).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Junaidi Rahmad saat dikonfirmasi mengatakan, dari 45 SLTP di Kabupaten Tanjabtim ada, sebanyak 6 sekolah yang melaksanakan UNBK. Sedangkan untuk 39 sekolah belum bisa melaksanakan UNBK dikarenakan persoalan infrastruktur dan fasilitas yang belum memadai.

"Yang melaksanakan UNBK, sebagian besar tidak ada kendala yang berarti, hanya jaringan internet lemah seperti di SLTP 4 Dendang," ujar Junaidi.

Karena keterbatasan fasilitas pelaksanaan UNBK harus dibagi dalam 3 shift, pertama pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB. Selanjutnya shift kedua pukul 10.00 Wib sampai dengan pukul 12.00 WIB. Dan shift ketiga pukul 14.00 wib sampai dengan pukul 16.00 WIB.

"Dilakukan shift ini karena keterbatasan sarana, salah satunya komputer," jelasnya.

Namun demikian kedepan demi majunya pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Dinas Pendidikan sendiri menargetkan sedikitnya 20 sekolah yang harus melakukan UNBK.

Baca: Kasus Perambahan Hutan di Kawasan TNKS - Penyidik Mintai Keterangan Ahli

Baca: Ujian Nasional Berbasis Komputer - Bupati Lakukan Monitoring di SMP 6 Muarojambi

"Sudah dilakukan pemetaan terkait sarana prasara komputer, jaringan internet, listrik gedung dan sarana yg lain, Insyallah tahun depan kita targetkan 20 sekolah," pungkas Junaidi.

Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved