Patut Diperhatikan Ladies! Ini Hal Mengerikan Bila Mencukur Habis Bulu Kemaluan

Hasil penelitian mengungkapkan 87 persen perempuan Amerika menghilangkan rambut kemaluannya.

Patut Diperhatikan Ladies! Ini Hal Mengerikan Bila Mencukur Habis Bulu Kemaluan
Ilustrasi Mencukur Bulu Kemaluan 

TRIBUNJAMBI.COM- Bagi sebagian perempuan, rambut yang tumbuh di area kemaluan cukup menganggu. Apalagi bagi perempuan yang suka memakai bikini. tak heran, banyak perempuan yang memilih untuk menghilangkan rambut yang tumbuh di daerah organ intimnya.

Hasil penelitian mengungkapkan 87 persen perempuan Amerika menghilangkan rambut kemaluannya.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Obstetrics and Gynaecology yang dilansir dari Telegraph seperti dikutip CNN, Rabu (10/12/2014), cara paling umum yang dilakukan untuk menghilangkan rambut di daerah tersebut adalah mencukur.

Penelitian ini juga mengungkap, 60 persen perempuan setidaknya pernah mengalami masalah kesehatan saat melakukan penghilangan rambut kemaluan tersebut, antara lain luka gores, iritasi, dan infeksi.

Penelitian lain bahkan mengungkapkan, penghilangan rambut kemaluan dapat berakibat menularnya penyakit seksual.

Baca: Marc Marquez dan Valentino Rossi Start Berdekatan, Serunya MotoGP Amerika, ini Hasil Kualifikasinya

Baca: Dewan Minta Distribusi Guru Merata, Masih Ada Anggapan Sekolah Favorit dan Tidak

Baca: Meski Kalah, Sikap dan Tingkah Laku Diego Michiels Dapat Pujian Bobotoh Saat Persib vs Borneo FC

Melihat adanya risiko tersebut, perlu diperhatikan beberapa hal saat menghilangkan rambut di area kemaluan. Ginekolog Hugh Byrne mengungkapkan beberapa fakta terkait penghilangan rambut kelamin, yaitu:

1. Proses penghilangan rambut dapat menimbulkan nanah.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved