Longsor di Sungai Penuh

Petugas Pakai Alat Berat Berusaha Singkirkan Material Longsor, Distribusi Barang Terganggu

Akibat longsor, badan jalan sepanjang 15 meter tertimbun tanah. Akses jalan Sungai Penuh-Sumatera Barat via Tapan, terhalang.

Petugas Pakai Alat Berat Berusaha Singkirkan Material Longsor, Distribusi Barang Terganggu
Tribun Jambi/Hendridede Putra
Petugas yang menggunakan alat berat langsung bekerja menyingkirkan dan membersihkan badan jalan yang tertimbun material longor di Tapan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendridede Putra

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Tanah longsor masih terjadi di KM 7, Jalan Lintas Sungai Penuh-Sumatera Barat via Tapan hingga pukul 14.00 ini. Petugas berusaha menyingkirkan material longsor menggunakan alat berat.

Informasi yang dihimpun tribunjambi.com di lapangan, longsor terjadi Kamis (19/4) sekira pukul 10.30. Longsor itu lantaran hujan deras dan kondisi tanah labil.

Akibat longsor, badan jalan sepanjang 15 meter tertimbun tanah. Akses jalan Sungai Penuh-Sumatera Barat via Tapan, terhalang.

Kendaraan roda 4 dan roda 2 tidak bisa melintasi jalan tersebut.

Anto, pengendara yang lewat dari Sungai Penuh, terpaksa memutar arah kendaraan, karena pada pukul 12.30 wib satu unit alat berat yang didatangkan Dinas Pekerjaan Umum Kota Sungai Penuh sudah tiba di lokasi.

Petugas yang menggunakan alat berat langsung bekerja menyingkirkan dan membersihkan badan jalan yang tertimbun material longor.

Baca: Astaga, 38.273 Warga Sungai Penuh Belum Daftar BPJS Kesehatan, Pemkot MoU

Baca: Saco-J 11 Tahun Eksis di Jambi, Utamakan Safety Riding

Baca: Persiapan Sudah Matang, Siswa SMP yang Takut Tidur Sendiri Batal Menikah? Sebabnya

"Iya, alat berat masih bekerja membersihkan badan jalan. Belum bisa lewat," katanya.

Menurutnya, dilihat dari kondisi longsor, diperkirakan sampai malam nanti jalan belum bisa dilewati.

Jalan itu biasanya dilalui pedagang yang membawa dagangan, sepeti kol, kentang, cabe ke wilayah Bengkulu dan Pesisir Selatan. Demikian juga distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang biasanya lewat jalan tersebut, terganggu.

Baca: Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Indri Hari Ini Digelar, Keluarga Korban Sudah Hadir

Penulis: hendri dede
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved