Astaga, 38.273 Warga Sungai Penuh Belum Daftar BPJS Kesehatan, Pemkot MoU

"Tinggal 38.273 dari jumlah penduduk yang belum mendaftar, ini membutuhkan koordinasi semua SKPD terkait agar masyarakat..."

Astaga, 38.273 Warga Sungai Penuh Belum Daftar BPJS Kesehatan, Pemkot MoU
Tribun Jambi/Hendridede Putra
BPJS Kesehatan Muaro Bungo dan Pemkot Sungai Penuh melakukan MoU, Kamis (19/4). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendridede Putra

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Hingga saat ini, masih cukup banyak warga Kota Sungai Penuh yang belum terdaftar di Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Data yang diperoleh, baru 62 persen dari jumlah penduduk yang terdaftar.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Muaro Bungo, Yessy Rahimi, mengatakan berdasarkan data kepesertaan UHC per 31 Februari 2018, peserta yang terdaftar di Kota Sungai Penuh sebanyak 64.748 orang atau 62,8 persen dari jumlah penduduk 103.021 orang.

"Tinggal 38.273 dari jumlah penduduk yang belum mendaftar, ini membutuhkan koordinasi semua SKPD terkait agar masyarakat Kota Sungai Penuh dapat mencicipi pelayanan BPJS Kesehatan," katanya, saat MoU dengan Pemkot Sungai Penuh, Kamis (19/4).

Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri (AJB), memimpin rapat bersama BPJS Kesehatan Cabang Muaro Bungo dan SKPD terkait. Rapat bertempat di ruang pola kantor wali kota, diisi dengan penandatanganan MoU dua pihak.

Baca: Gugat Cerai, Istri Baru Daus Mini Beberkan Kelakuan Sang Suami, Ternyata Dia Lakukan Ini

Baca: FOTO: JPU Hadirkan 5 Saksi Dalam Persidangan Pembunuhan Indri

Baca: Longsor di Jalan Nasional KM 6, Jalur Sungai Penuh-Tapan Lumpuh

MoU itu berisi tentang pencapaian Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional Kartu indonesia Sehat di Kota Sungai Penuh 2018.

Tujuan rapat tersebut yakni melaksanakan advokasi kepada unsur pemerintah daerah agar terwujudnya partisipasi pemerintah daerah dalam mendukung program JKN - KIS demi tercapainya Universal Health Coverage pada tahun 2019 serta membangun kemitraan, moda perekrutan, pendaftaran untuk kategori pekerja penerima upah, pekerja penerima bukan upah dan Jamkesda.

Wako AJB mengatakan agar SKPD terkait serius mengurus pelayanan kesehatan bagi masyarakat. "Saya berharap 2019 keikutsertaan masyarakat terhadapat BPJS Kesehatan sudah merata di Kota Sungai Penuh," katanya.

Walikota dua periode itu juga menambahkan agar semua pihak yakni perangkat desa serta pihak swasta untuk ikut berpartisipasi dan mendorong pembuatan kartu BPJS Kesehatan bagi masyarakat dan para pekerjanya.

Baca: Pacaran Setahun, Gadis 17 Tahun Terima Lamaran Pensiunan PNS

Penulis: hendri dede
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved