Angka Kehilangan Air PDAM Capai 43 Persen, Ini 2 Penyebabnya

Pansus I LKPJ Wali Kota Jambi 2017 yang terdiri dari Komisi 1 dan Komisi II DPRD Kota Jambi melakukan kunjungan ke Kantor PDAM

Angka Kehilangan Air PDAM Capai 43 Persen, Ini 2 Penyebabnya
TRIBUN JAMBI/ROHMAYANA

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pansus I LKPJ Wali Kota Jambi 2017 yang terdiri dari Komisi 1 dan Komisi II DPRD Kota Jambi melakukan kunjungan ke Kantor PDAM Tirta Mayang Kota Jambi. Hal ini guna memastikan pelayanan PDAM Tirta Mayang Kota Jambi berjalan dengan baik.

Ketua Pansus I, Sutiono mengatakan, kunjungan ke PDAM ini sebagai tindaklanjut hasil hearing beberapa waktu lalu dengan direktur keuangan PDAM.

Baca: Kasus Suap Pengesahan APBD - Ketua Fraksi Gerindra Mau Uang, Tapi Takut KPK

Sutiono mengatakan. berdasarkan hasil kunjungan ke Kantor PDAM, pihaknya mendapat laporan bahwa selama ini tingkat kehilangan air di PDAM masih sangat tinggi yaitu di angka 43 persen. "Jadi kami bertanya lah 43 persen itu karena apa, dan tadi sudah dijelaskan," katanya Rabu, (18/4).

Dikatakannya, tingkat kehilangan air yang masih tinggi itu disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor perpipaan yang sudah tua. Selain itu juga dikarenakan faktor pencurian atau illegal tapping.

"Faktor lain adalah karena adanya hidran-hidran yang dipakai oleh pemadam kebakaran. Jadi itu faktor-faktor kehilangan air," katanya.

Dia menambahkan, manajemen PDAM berjanji akan menekan tingkat kehilangan air di tahun 2018. Targetnya dari angka 43 persen tersebut turun 6 persen di angka 37 persen.

Baca: Danrem Dany Budiyanto Lantik Komandan Kodim 0419/Tanjab

Baca: Alat Uji KIR Harus Dikalibrasi, Butuh Rp 1,2 Milar untuk Anggarannya

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved