Berhasil Diaplikasikan ke Tikus Obati Tumor, Vaksin ini Nantinya Diterapkan ke Manusia Obati Kanker

Vaksin kanker yang baru berhasil mengobati 97 persen tumor pada tikus dan akan segera diuji cobakan pada manusia untuk pertama kalinya.

Berhasil Diaplikasikan ke Tikus Obati Tumor, Vaksin ini Nantinya Diterapkan ke Manusia Obati Kanker
Shutterstock
Ilustrasi 

Baca: Instagram Daniel Mananta Ikut Diserang Netter, Usai Disebut-sebut Lucinta Luna Mantan Pacar

"Kami sudah bisa menyembuhkan banyak kanker pada tikus untuk waktu yang lama," kata Alice kepada Live Science.

Terlebih lagi, uji coba manusia saat ini adalah untuk pasien dengan limfoma, sehingga bisa bertahun-tahun sebelum dokter tahu apakah pengobatan ini berfungsi untuk kanker lain, seperti kanker payudara dan kanker usus besar, kata Alice.

Sebenarnya perawatan baru itu secara teknis bukan vaksin, sesuatu yang berupa zat untuk memberikan kekebalan jangka panjang terhadap penyakit.

Tetapi perawatan itu memang melibatkan suntikan serupa vaksin, sebuah media melaporkan.

Baca: Lucinta Luna Menguak Nama Mantan-mantannya, Sebelum Mike Lewis Nama Daniel Pun Ikut Disebut. . .

Menurut American Society of Clinical Oncology, 'vaksin kanker' dapat merujuk pada perawatan yang digunakan untuk mencegah kanker agar tidak kembali dan menghancurkan sel-sel kanker yang masih ada di dalam tubuh.

Sebaliknya, perawatan adalah jenis terapi seperti imunoterapi.

Imunoterapi adalah pengobatan selain kemoterapi dan radioterapi.

Dilansir dari nationalgeographic.co.id, imunoterapi adalah pengobatan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk mengatasi penyakit tertentu, seperti kanker.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved