Dugaan Gratifikasi

Mantan Dirut PDAM Kerinci Diduga Suap Staf di Kejari Kerinci, Hari Ini Resmi Ditahan

Plt Direktur PDAM Kerinci berinisial AS secara resmi ditahan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi, Rabu (4/4/2018).

Mantan Dirut PDAM Kerinci Diduga Suap Staf di Kejari Kerinci, Hari Ini Resmi Ditahan
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Plt Direktur PDAM Kerinci berinisial AS secara resmi ditahan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi, Rabu (4/4/2018).

Dijelaskan Kasi Penyidikan Kejati Jambi Imran Yusuf, tersangka AS ditahan bersama dengan staf Kejari Kerinci berinisial AS atas kasus dugaan suap.

Penetapan tersangka ini terkait upaya terdakwa AS yang merupakan direktur PDAM Kerinci untuk menghentikan pengumpulan data dalam sebuah kegiatan di PDAM Kerinci.

Baca: Ketua Himpaudi Sungai Penuh, Bunda Paud Kecamatan dan Desa Dilantik

"Dia berusaha menghentikan pengumpulan data dari penyidik, barang buktinya Rp 350 juta. Kasusnya gratifikasi," kata Imran Yusuf.

Terkait kegiatan pengumpulan data yang dimaksud, Imran mengatakan berkaitan dengan proyek pemasangan pipa tahun 2017 dari PDAM untuk 1.000 rumah warga tidak mampu untuk dialiri air bersih di Kabupaten Kerinci.

"Untuk nilai pekerjaannya hampir Rp6 miliar," kata Imran.

Namun untuk pengumpulan data ini katanya saat ini masih terus berlangsung.

"Masih lanjut, kasus ini terungkap berkat kerjasama Kejati Jambi bersama Polda Jambi dan Polres Kerinci," katanya.

Seperti terlihat pada Rabu siang, kedua tersangka lagsung dilakukan penahanan.

Keduanya digiring dari Kejati Jambi menuju Lapas Kelas IIA Jambi untuk dilakukan penahanan.

Baca: Pelaku Curanmor di Perkantoran Pemkab Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Muarojambi

Baca: Ada Keributan di Depan Kantor PKK Muarojambi, Yudha Ketakutan Tinggalkan Motornya. Kemudian. . .

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved