Pedagang Bakso di Unja Ini Ikhlas Jadi Korban Medsos, Hasil Laboratorium Negatif

Adanya informasi pedagang bakso yang diduga menjual bakso daging babi yang dijual belikan di sekitar kawasan kampus Universitas Jambi

Pedagang Bakso di Unja Ini Ikhlas Jadi Korban Medsos, Hasil Laboratorium Negatif
tribunjambi/muhammad ferry fadly
Hasil pengujian balai pengujian mutu dan sertifikasi produk hewan, terhadap sampel bakso diduga mengandung babi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Adanya informasi pedagang bakso yang diduga menjual bakso daging babi yang dijual belikan di sekitar kawasan kampus Universitas Jambi (Unja) Mendalo, telah ditindaklanjuti Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi. Dan, dari hasil cek atau pemerikaaan diketahui, hasilnya negatif.

Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Guntur Saputro, kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah memeriksakan sampel bakso ke dua laboratorium berbeda, yakni di Bukittinggi dan Bogor, dan hasilnya negatif.

Baca: Terkejut Ada Kobra Sepanjang 4 Meter di Dalam Kamar

Guntur menyebutkan, menindaklanjuti laporan dugaan bakso daging babi tersebut pihaknya tidak bisa menjadikan hasil pemeriksaan laboratorium yang sempat viral di media sosial (medsos) sebagai acuan. Menurutnta, hasil pemeriksaan laboratorium tersebut tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penyelidikan polisi.

“(Yang viral, red) itu bukan dari proses penyelidikan. Kalau penyelidikan kan pengajuan uji laboratoriumnya melalui SOP yang ada,” sebut Guntur.

Pihaknya kata Guntur, juga akan memviralkan hasil pengujian yang sudah ada dengan tujuan agar masyarakat bisa diberikan kepastian, terkait hasil pemeriksaan terhadap sampel bakso tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan dokter hewan Thufeil Yunindika, dari Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Dari hasil pemeriksaan mereka, diketahui, hasilnya negatif. Ia juga menerangkan jika pengujian sampel dilakukan dengan cara menggandakan DNA yang ada di dalam bakso tersebut. Jika memang di dalam bakso tersebut ada mengandung daging babi, maka akan tergandakan.

Baca: Kasus Penganiayaan di Desa Matra Manunggal - Proses Hukum Tetap Jalan Meski Berdamai

Baca: Kabar Gembira Bagi Pesepakbola Muda Muarojambi. Bakal Ada Total Liga

“Kalau memang ada, di alat kami akan terdeteksi. Tapi, hasil yang kami dapat setelah dianalisa ternyata negatif,” jelasnya.

Halaman
123
Penulis: budi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved