Inilah Tempat Wisata di Kerinci yang Diincar Wisman, Target Pengunjung Luar Negeri Naik 20 Persen
Umumnya, tamu dari Malaysia, Belanda, Jerman dengan berbagai destinasi favorit. Yaitu Gunung Kerinci, Gunung Tujuh, dan Wisata di Lempur.
Penulis: hendri dede | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribu Jambi, Hendridede Putra
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kabupaten Kerinci menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara meningkat 20 persen dibandingkan tahun lalu. Tahun ini, target wisman masuk Kerinci 10 ribu orang, sementara pada 2017 sekira 8.000 orang.
Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kerinci, Ardinal mengatakan target ini realistis tahun ini. Sedangkan selama tiga bulan ini sudah terdata ratusan wisman.
Umumnya, tamu dari Malaysia, Belanda, Jerman dengan berbagai destinasi favorit. Yaitu Gunung Kerinci, Gunung Tujuh, dan Wisata di Lempur.
Ardinal mengatakan sepanjang tahun lalu secara umum kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan asing ke Kabupaten Kerinci 221.287 orang dengan jumlah 8.000 wisman.
Ini mengalami kenaikan pada 2016 lalu total wisatawan 106 ribu dengan jumlah wisman enam ribu orang. Sedangkan tahun ini sekitar 7.000 wisatawan asing.
"Untuk kunjungan 2017 wisman dan wisnu 221.287 orang. Untuk 2018 kita berharap dapat naik 20 persen terutama wisman bisa 10 ribu dikarenakan pendukung destinasi sudah menjamur dengan adanya Bumdes," bebernya
Selain itu pada tahun 2018 alokasi Anggaran untuk Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) kabupaten Kerinci berkurang dari dibangding 2017. Pada tahun 2018 anggaran untuk pengembangan sektor wisata sekitar Rp 9 miliar.
Dimana lokasi pengembangan seperti Air Terjun Telun Berasap, Aroma Pecco, dan Danau Kerinci. Alokasi anggaran tahun menurun sekitar Rp 500 juta. "Anggaran masuk Rp 9 M itu untuk semuanya, kalau 2017 sekitar Rp 9,5 M, anggaran itu untuk seluruh kegiatan, termasuk pengembagan wisata," jelasnya.
Sebelumnya Pj Bupati Kerinci, Agus, mengatakan berkurangnya anggaran tersebut karena anggaran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pda APBD 2018 terjadi defisit. Pemkab akan melakukan pengembangan pariwisata dalam kabupaten Kerinci. Apalagi Kerinci juga sudah ditetapkan sebagai branding pariwisata Provinsi Jambi. Perlu untuk pengembangan dan perbaikan infrastruktur objek wisata tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/16022018_gunung-kerinci_20180216_214004.jpg)