'Nggak nyangka dia tega membunuh anak saya', Fendik Tewas di Tangan Istrinya

Awalnya, Slamet bersama keluarga mengaku tak percaya begitu saja bila putranya tewas di tangan menantunya sendiri.

'Nggak nyangka dia tega membunuh anak saya', Fendik Tewas di Tangan Istrinya
Kanit dan Kapolsek Karangpilang Surabaya menunjukkan tersangka beserta sejumlah barang bukti pembunuhan Fendik Tri Oktasari saat press release, Sabtu (31/3/2018). TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZIA 

TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA - Tewasnya pria bermama Fendik Tri Oktasari (27) di tangan istrinya sendiri, Desy Ayu Indriani (26) terungkap.

Usai press release yang digelar pada Sabtu (31/3/2018) siang di Mapolsek Karangpilang Surabaya, TribunJatim.com sempat berjumpa dengan keluarga korban.

Salah satunya ayah korban bernama Slamet Sari (52).

Slamet mengatakan, menantunya harus dihukum seberat-beratnya.

Awalnya, Slamet bersama keluarga mengaku tak percaya begitu saja bila putranya tewas di tangan menantunya sendiri.

"Nggak nyangka dia (tersangka) tega membunuh anak saya, harus dihukum seberat-beratnya, minimal seumur hidup," ujar Slamet.

Senada dengan Slamet, ibu korban bernama Suhartutik pun berharap hal yang sama.

Wanita yang akrab disapa Tatik itu mengatakan tersangka dapat dihukum seumur hidup.

Baca: Waspada Debit Air Sungai Batanghari Mulai Tinggi dan Arusnya Deras

"Kalau memang punya salah kenapa harus dibunuh? Kan bisa pisah ranjang atau minta pisah (cerai)," kata Tatik sembari mengusap air mata menggunakan kerudungnya.

Kendati demikian, keduanya menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian dan berharap keadilan bisa ditegakkan.

"Hukum seberatnya, seadil-adilnya, anak saya tidak bersalah kenapa mesti sampai dibunuh," kata dia.

Baca: Ternyata Ini Penyebab Aviani Malik Sering Berkata Harap Tenang Pada Debat Kandidat Pilwako Jambi

Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved