Usut Punya Usut, Cewek Cantik Ini Ternyata Dulu Paskibra, Pantas Saja Selalu Sabar

“Saya dilatih untuk tegas dan disiplin. Belajar bertanggung jawab pada adik tingkat dan diri sendiri,” kata Nisa.(30/3)

Usut Punya Usut, Cewek Cantik Ini Ternyata Dulu Paskibra, Pantas Saja Selalu Sabar
Tribun Jambi/Chairul Nisyah
Anisa Eka Wahyuni 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Chairul Nisyah

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tampil ayu di depan pelanggan dan di mana saja. Anisa Eka Wahyuni, perempuan kelahiran Sorong, 8 Februari 1995, ini merupakan customer service di Bank Bri Syariah, Jalan Hayam Wuruk, Nomor 32, Jelutung, Kota Jambi.

Perempuan cantik ini berpostur tubuh impian perempuan pada umumnya. Paras cantik dengan senyum manis, ditambah hijab, membuat mata ingin terus memandang keramahan wajahnya.

Nisa, panggilan sehari-harinya, merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Perempuan yang selalu ceria dan bersemangat ini, memiliki hobi treveling. Ternyata, semasa SMA, dia aktif di organisasi Paskibra.

“Saya dilatih untuk tegas dan disiplin. Belajar bertanggung jawab pada adik tingkat dan diri sendiri,” kata Nisa.(30/3).

Latihan baris berbaris, panas-panasan di lapangan, sudah biasa dilakukannya dalam mengikuti latihan Paskibra. Nisa sangat menikmati setiap momen kebersamaan antar sesama anggkatan dan anggota paskibra.

Baca: Hangat Gara-gara Instastory Maria Selena dan Kevin Sanjaya, Yuk Intip Foto-foto Cantik Terkini

Baca: Nyak Sandang Ingin Lihat Wajah Jokowi, Jual Tanah dan 10 Gram Emas untuk Pemerintah Indonesia

Lulus SMA, Nisa melanjutkan pendidikan di Univesitas Pembangunan Negeri. Dia lulus dari perguruan tingginya pada 2017.

Perempuan yang semasa kecilnya bercita-cita menjadi pramugari ini, sempat melamar pekerjaan di beberapa perusahaan di Kota Jambi. Sampai akhirnya, dia memilih dan diterima di Bank BRI Syariah.

Kini, Nisa telah bekerja selama tujuh bulan di Bank Bri Syariah, sebagai customer service. Itu membuat Nisa menemui banyak pengalaman baru. Suka duka menjadi CS mulai dirasakan Nisa.

“Sukanya, bisa bertemu dengan banyak orang baru. Belajar memahami setiap karakteristik nasabah yang datang”.

Dukanya, kalau ketemu nasabah yang tidak sabaran. "Kita yang harus lebih bersabar menanggapinya," ucap Nisa, sambil tersenyum.

Baca: Teriakan di Gereja Santo Gregorius Agung, Tablo Kisah Sengsara Saat Jumat Agung

Penulis: nisyah
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved