Kronologi Pengemudi Fortuner Todongkan Pistol dari Jendela di Tol Grogol, Ugal-ugalan

Adalah Teza Irawan (24) yang nekat mengeluarkan senjata api jenis revolver dari balik jendela mobil merek Toyota Fortuner yang dikendarainya

Kronologi Pengemudi Fortuner Todongkan Pistol dari Jendela di Tol Grogol, Ugal-ugalan
Kompas.com/Sherly Puspita
Teza Irawan (24) nekat mengeluarkan senjata api jenis revolver dari balik jendela mobil merek Toyota Fortuner miliknya pada Kamis (29/3/2018).(Kompas.com/Sherly Puspita) 

TRIBUNJAMBI.COM - Kejadian menghebohkan terjadi saat macet di tol dalam Kota dari Grogol menuju Cawang.

Seorang pengendara mobil tiba-tiba mengeluarkan pistol dan menondongkan senjatanya tersebut.

Sontak saja kejadian tersebut membuat ramai antrean macet yang terjadi pada Kamis (29/3/2018) tersebut.

Adalah Teza Irawan (24) yang nekat mengeluarkan senjata api jenis revolver dari balik jendela mobil merek Toyota Fortuner yang dikendarainya.

Kanit I Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Malvino mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pukul 15.00 WIB saat Teza melintas di tol dalam kota dari Grogol menuju Cawang.

"Jadi pada waktu itu sebuah unit mobil Toyota Fortuner Nopol B 1090 FCY warna hitam melaju dengan cara ugal-ugalan dan menyalakan lampu strobo," ujar Malvino, Kamis (29/3/2018).

Ketika mobil tersebut melintas tepat di depan Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, kata dia, tiba-tiba mobil tersebut berhenti dan mengeluarkan senjata jenis revolver keluar jendela karena ingin mendahului dan memotong antrean keluar tol.

"Karena takut membahayakan pengemudi lainnya, kemudian seorang anggota satuan PJR (patroli jalan raya) Induk 1 Dit Lantas Polda Metro Jaya mengikuti mobil tersangka dari belakang," ujar dia.

Malvino mengatakan, ketika mobil itu melintas di gerbang tol Kuningan, polisi memberhentikannya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sepucuk senjata airsoft gun jenis revolver merek S&W 14K15674, dua butir amunisi tajam kaliber 3.8 mm, 6 butir amunisi airsoft gun sebuah sarung senjata, KTP, SIM dan mobil Teza.

"Pelaku telah menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, menyembunyikan suatu senjata api berikut amunisi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951," kata Malvino.

Editor: bandot
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved