70 Persen Pasokan Ikan di Sarolangun Berasal dari Luar Kabupaten

Sudah lama kebutuhan ikan di Sarolangun didominasi pasokan dari luar kabupaten. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sarolangun

70 Persen Pasokan Ikan di Sarolangun Berasal dari Luar Kabupaten
Tribun Jambi/Mareza Sutan
Ilustrasi ikan 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Sudah lama kebutuhan ikan di Sarolangun didominasi pasokan dari luar kabupaten. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sarolangun, Asnawi mengatakan jika sekitar 70 persen kebutuhan ikan di Sarolangun dipenuhi dari kabupaten dan provinsi tetangga.

"Ketersediaan ikan di Sarolangun itu, kita hanya mampu 30 sampai 35 persen," katanya, Kamis (29/3).

Ia juga mengatakan jika budidaya ikan lewat kelompok tani masih akan jadi program prioritas Disnakkan kedepan. Pengembangan budidaya ikan akan didorong lewat kelompok tani untuk budidaya ikan kolam, sebab budidaya lewat perairan umum sudah banyak tercemar.

Baca: Penyidik Segera Rampungkan Berkas Lani Cs

Asnawai bilang jika dari total 33 lubuk larangan di Kabupaten Sarolangun, lebih dari separuhnya telah tercemar akibat akitivitas tambang emas tanpa izin. Kendati demikian katanya, program budidaya ikan lewat lubuk larangan terus dilakukan. "Kalau lubuk larangan itu jalan terus, karena itu menyangkut dengan peraturan desa. Dan kita sebagai pembina dari Kabupaten akan terus mengawasi di lapangan," katanya.

Ia meminta agar pelaku PETI di Sarolangun bisa menjaga lingkungan, sebab aktivitasnya berdampak langsung pada keberlangsungan lubuk larangan yang ada hampir di seluruh wilayah kecamatan. Untuk mendorong peningkatan produksi ikan di Sarolangun pihak Disnakkan akan memberikan bantuan bibit ikan. "InsyaAllah kita intensifkan terus program perikanan, kita akan berikan bantuan bibit, bantuan pakan dan sebagainya, " kata Asnawai.

Baca: Dewan Desak Pemkab Kerinci Selesaikan Pembebasan Lahan Bandara

Baca: Merangin Tidak Bisa Memberangkatkan Semua Cabor

Pengadaan bantuan pakan ikan untuk kelompok tani akan dianggarkan lewat dana DAK, begitu juga bantuan bibit ikan. Kata Asnawai bantuan bibit ikan yang akan diberikan bisa mencapai ratusan ribu ekor, mulai dari ikan gurame, patin, nila, lele, dan ikan mas.

Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved