Satu Korban di Tanjab Barat Positif Digigit Anjing Rabies
Pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjab Barat menyatakan seekor anjing yang menggigit warga positif rabies.
Penulis: Hendri Dunan | Editor: Nani Rachmaini
Laporan wartawan Tribun Jambi Hendri Dunan Naris
TRIBUNJAMBI.COM, TUNGKAL - Pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjab Barat menyatakan seekor anjing yang menggigit warga positif rabies.
"Satu dari tiga kasus gigitan anjing liar tahun lalu positif rabies atau anjing gila," ungkap drh Juliandi Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kamis (29/3).
Dua kasus lainnya sampai saat ini belum diketahui. Bahkan salah satu kasus berkemungkinan tidak akan diketahui karena dugaan anjing yang menggigit warga tersebut sudah dibunuh dan kepalanya dirusak warga. Sehingga tidak bisa diperiksa untuk pengujian terjangkit virus rabies atau tidak.
"Anjing rabies itu setelah ditangkap harus di periksa. Bagian kepalanya yang akan kita periksa dan dibawa ke Bukit Tinggi,"ungkap drh Juliandi.
Meski ada masyarakat yang digigit anjing bila cepat dilakukan pengobatan maka tidak akan terjangkit virus rabies. Sebab, bila terlambat ditangani maka virus akan menyerang otak korbannya dan bisa berdampak pada kematian.
"Di tiap Puskesmas ada vaksin var dan sar bagi korban gigitan anjing," terang Dokter Hewan Disbunakkan Tanjab Barat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/korban-gigitan-anjing-liar_20180329_145213.jpg)