Polisi Hitung Ribuan Lembar Uang Mainan Satu Per Satu, Jumlahnya Ternyata Segini

“Selebihnya pecahan lain seperti 20.000 sampai yang 10.000 ada sekitar 2.000 lembar sampai 3.000 lembar,” terang Mustijat, Selasa (27/3/2018).

Polisi Hitung Ribuan Lembar Uang Mainan Satu Per Satu, Jumlahnya Ternyata Segini
Uang mainan yang disita dari Mujiono setelah dihitung oleh polisi. (SURYA/DAVID YOHANES) 

TRIBUNJAMBI.COM, TULUNGAGUNG - Penyidik Unit Tindak Pidana Khusus, Satreskrim Polres Tulungagung telah selesai menghitung uang mainan yang disita dari Mujiono (51), warga Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut.

Namun polisi belum mengarah ke Ali, sosok yang disebut-sebut sebagai pemilik uang mainan itu.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Mustijat Priyambodo mengatakan, dari hasil penghitungan ada lebih dari 3.900 lembar uang mainan yang menyerupai rupiah pecahan 50.000.

Kemudian ada lebih dari 6.000 lembar uang mainan yang menyerupai rupiah pecahan 100.000.

“Selebihnya pecahan lain seperti 20.000 sampai yang 10.000 ada sekitar 2.000 lembar sampai 3.000 lembar,” terang Mustijat, Selasa (27/3/2018).

Selain uang mainan rupiah, ada pula lembaran uang mainan menyerupai dolar Amerika.

Ada pula lembaran buku yang sampulnya mirip dolar Amerika. Namun Mustijat mengaku lupa jumlah pastinya.

Baca: Temukan Batu Kerikil, Setelah 14 Tahun Baru Dibawa ke Ahli Batu, Bikin Pingsan Begitu Tahu Nilainya

Baca: Bianca Jodie Liburan Bareng Pacar dan Unggah Foto Mesra ini, Netter: Gak Ada Hubungannya Biancaa

Demikian juga uang mainan tiruan Yuan Tiongkok, Mustijat lupa jumlah pastinya.

Senin (26/3/2018) penyidik kembali meminta keterangan pihak Bank Central Asia (BCA) Tulungagung.

Kali ini teller yang menjadi saksi dimintai keterangan.

Penyidik Satreskrim datang ke Kantor BCA untuk memudahkan pemeriksaan.

Saingi Taksi Online, Blue Bird Luncurkan 100 Avanza Biru yang Bisa Dimiliki Driver

Saat ditanya soal kemungkinan memanggil Ali, Mustijat menjawan belum.

“Belum, masih melengkapi saksi-saksi,” ujar Mustijat.

Lalu siapa sebenarnya sosok Ali yang disebut-sebut oleh Mujiono?

Sebelumnya Mujiono sempat menyebut nama lengkapnya Ali Makmur.

Informasi yang didapat ada yang menyebut Ali dikenal sebagai tokoh agama.

Mujiono juga mengaku, kalau dirinya tidak bisa menghubungi Ali.

Jika ingin berbicara lewat telepon, Mujiono harus menghubungi anak buahnya lebih dulu, kemudian telepon akan diberikan ke Ali.

Ada pula yang menyebut Ali sebagai tokoh kuat asal Blitar.

Ia mempunyai banyak pengikut. Karena itu banyak yang meragukan Ali bakal aman dalam perkara ini.

“Saya pribadi tidak yakin kalau Ali bakal terseret. Karena dia orang yang kuat,” ucap seorang sumber di kalangan LSM.

Mujiono (51) membawa dua kardus yang diakui berisi uang Rp 4,5 miliar.

Uang itu diakui dari seorang tokoh bernama Ali, asal Blitar.

Mbak Yul Tewas Misterius di Pasar dengan Penuh Luka, Polres Pasuruan Bentuk Tim Khusus

Uang diberikan Ali kepada Mujiono, sebagai bagian pembayaran rumah senilai Rp 15,1 miliar.

Mujiono menolak pelunasan di rumah, dan meminta pelunasan dilakukan di Kantor Cabang BCA Tulungagung.

Namun saat proses pelunasan, Senin (19/32018) Ali tidak datang.

Saat kardus dibuka, ternyata di dalam kardus itu hanya berisi uang mainan. (Surya/David Yohanes)

Baca: Kisah Keberuntungan! Tak Ada yang Menyangka Pria Ini Bisa Temukan Emas Rp 4 Miliar Terpendam

Baca: David Beckham di Indonesia, Mendarat di Semarang Pakai Jet Pribadi

Editor: duanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved