Breaking News:

115 KK di Tanjab Barat Inginkan Rumah Nelayan, Akan Disaring Jadi 50 Penerima Saja

Bantuan rumah nelayan dari Kemenpu Pera yang di bangun tahun lalu ini hanya 50 unit. Dari jumlah itu akan disaring jadi 50 kepala keluarga.

Penulis: Hendri Dunan | Editor: Edmundus Duanto AS
Tribun Jambi
Ilustrasi rumah nelayan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dunan

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanjab Barat telah membentuk tim verifikasi. Tim itu untuk menyeleksi nelayan calon penerima bantuan perumahan.
Data keluarga nelayan yang masuk ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tanjab Barat ada 115 kepala keluarga. Mereka telah mendaftarkan diri untuk dapat menempati rumah bantuan untuk nelayan.

Sementara itu, bantuan rumah nelayan dari Kemenpu Pera yang di bangun tahun lalu ini hanya 50 unit. Dari jumlah itu akan disaring jadi 50 kepala keluarga.

Kepala DKP Kabupaten Tanjab Barat, Zabur Rustam, mengatakan calon penerima bantuan harus memenuhi syarat, utamanya adalah nelayan yang tidak mampu.

"Harus betul-betul nelayan, minimal sudah lima tahun berprofesi sebagai nelayan. Terus tidak punya rumah, usia juga kita pertimbangkan, " kata Zabur Rustam, kepada tribunjambi.com, Rabu (21/3)

Data nelayan yang masuk ke DKP akan dicek kembali. Kata Zabur, akan dilakukan sistem rangking, sesuai kriteria yang ditentukan.

Baca: VIDEO: Hari Tanpa Bayangan 21 Maret 2018, Kondisi di Jambi Malah Seperti Ini

Baca: 5 Fakta Tentang Hari Tanpa Bayangan , Merupakan Suatu Penanda

Baca: SBY Diperiksa Penyidik Polri Sekira 3 Jam, Ada 15 Pertanyaan

Diperkirakan, verifikasi oleh tim membutuhkan wakti satu hingga dua bulan ke depan. Bagi nelayan yang tidak masuk syarat penerima bantuan, diharapkan tidak berkecil hati.

"Verifikasi akan kita lakukan seobjektif mungkin dan tetap berkoordinasi dengan kelurahan setempat. Jangan sampai terjadi permasalahan seperti tahun sebelumnya," kata Zabur Rustam.

Baca: Untuk Pertama Kalinya, Jessica Iskandar Unggah Foto Ibunya, Akhirnya Terungkap

Baca: Astaga, Syahrini Disebut Terima Rp 1 Miliar dan 12 Paket Umrah, Sidang Kasus First Travel

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved