Ramai-ramai Ingin Hidup Abadi, Orang-orang Rela Bunuh Diri Demi Awetkan Otaknya?

Meski terdengar terlalu rumit dan nyaris mustahil, sebuah perusahaan start-up digital asal Amerika Serikat, Netcome.

Ramai-ramai Ingin Hidup Abadi, Orang-orang Rela Bunuh Diri Demi Awetkan Otaknya?
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Gagasan untuk bisa hidup selamanya memang terdengar tidak masuk akal.

Baca: Warganet Indonesia Ledek Klub yang Baru Mendapatkan Kontrak Egy Maulana Vikri,Kalah Mulu!

Baca: Persib Bandung Persiapkan Kejutan, Rekrut Penyerang Anyar yang Dipersiapkan Tempur Melawan Arema

Namun, bagaimana dengan ide mengawetkan otak, mengubahnya menjadi data digital dan menghidupkan semua ingatan itu kembali?

Meski terdengar terlalu rumit dan nyaris mustahil, sebuah perusahaan start-up digital asal Amerika Serikat, Netcome.

05052011_otak
05052011_otak (net)

Netcome berani menjanjikan sebuah program digital yang bisa mengubah data otak manusia menjadi data digital dan seolah-olah menghidupkan kembali seseorang berdasarkan memori otaknya.

Prosedur ini bisa berakibat fatal, karena orang yang menjalaninya pasti akan meninggal.

Caranya dengan mengawetkan otak seseorang dalam keadaan masih hidup.

Netcome meyakini untuk bisa mengawetkan memori dan data pengetahuan di dalam otak hanya bisa dilakukan saat seseorang masih hidup.

Baca: Cewek Harus Tahu, Ini 5 Trik Ampuh Dekati Cowok Nggak Peka yang Bikin Gemes

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved