Inilah Syarat Untuk Daftar Beasiswa Santri Berprestasi PBSB Kementerian Agama, Cek di Sini

Masyarakat Jambi yang ingin mendaftarkan anaknya untuk mengikuti beasiswa PBSB diharapkan untuk mendaftarkan secepat mungkin

Inilah Syarat Untuk Daftar Beasiswa Santri Berprestasi PBSB Kementerian Agama, Cek di Sini
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunjambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Bagi anda yang ingin mengikuti Kementerian agama Republik Indonesia membuka pendaftaran dan pelaksanaan seleksi program beasiswa santri Berprestasi (PBSB) tahun 2018, saat ini telah dibuka.

Santri yang ingin mengikuti program ini bisa mendaftar secara online melalui website www.pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id.

Humas Kemenag Provinsi Jambi M Thoif menyebut, ada beberapa persyaratan untuk mengikuti PBSB ini, diantaranya pendaftar adalah santri pondok pesantren yang telah memiliki Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) dan telah terdata di emispendis.kemenag.go.id dengan data yang telah diisi lengkap.

Kemudian calon Peserta PBSB adalah Santri yang belajar pada tingkat akhir dan lulus pada tahun 2016, 2017 dan 2018 di Madrasah Aliyah (MA) Swasta yang berada di naungan pondok pesantren atau Santri lulusan pesantren muadalah dan pesantren Salafiyah pada tahun 2016, 2017 dan 2018.

Memiliki akhlaq terpuji dan direkomendasikan oleh Pengurus Pondok Pesantren dibuktikan dengan surat dari Pimpinan Pesantren Asal Santri dan memiliki prestasi akademik dan non akademik dengan melampirkan piagam atau sertifikat.

“Program ini diutamakan santri berprestasi berasal dari keluarga kurang mampu,” sebutnya.

Bagi masyarakat Jambi yang ingin mendaftarkan anaknya untuk mengikuti beasiswa PBSB tersebut, diharapkan untuk mendaftarkan secepat mungkin.

“Kita berharap dari Jambi ada santri-santri yang berminat untuk mengikuti seleksi ini. Sebab ini merupakan beasiswa bergengsi,” imbuhnya.

14 kampus yang ditunjuk untuk PBSB tersebut rata-rata berada dipulau Jawa, diantaranya bada Institut Pertanuan Bogor, Institut teknologi 10 november (ITS) Surabaya, UIN Alamuddin Makasar, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya,UIN Sunan Djati Bandung, kemudin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Walisongo Semarang, Universitas Airlangga Surabaya.

Selain itu ada Universitas Cendrawasih Jayapura, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan Universitas Al-Azhar Jakarta.

Dari sekian banyak penerimaan beasiswa tersebut, tidak semua kampus mendapatkan jatah yang sama. Ada yang 10 orang, 20 orang, 30 orang, bahkan ada yang 40 orang untuk satu kampus. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved