Breaking News:

Illegal Driiling

VIDEO: Dibalik Aktivitas Penambang Minyak Tanpa Izin di Bajubang. Fee Pemilik Tanah Rp 1,5 M/bulan

Pascaditutup oleh Wakil Gubernur Jambi akhir tahun 2017 lalu, aktivitas penambangan minyak ilegal (illegal drilling) di Kabupaten Batanghari

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Fifi Suryani

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Pascaditutup oleh Wakil Gubernur Jambi akhir tahun 2017 lalu, aktivitas penambangan minyak ilegal (illegal drilling) di Kabupaten Batanghari kembali beroperasi.

Tidak tanggung-tanggung, pascapenutupan tersebut oknum penambang minyak mentah tersebut lebih berani dan terang- terangan melakukan aktivitas illegal drilling. Tidak hanya di satu kawasan saja, bahkan para penambang tersebut sudah mulai merambah ke kawasan taman hutan raya (Tahura).

Baca: Musda FSPTI Provinsi Jambi Dihadiri Ketua Umum DPP

Pantauan Tribunjambi.com di lapangan, terdapat dua lokasi yang menjadi titik parah penambangan illegal drilling di Kabupaten Batanghari.  Selain di lokasi yang sempat ditutup oleh Wakil Gubernur Jambi, Fachrori umar akhir tahun 2017 lalu.

Pada lokasi pertama di kawasan Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang.  Terdapat sedikitnya lima titik sumur minyak ilegal yang masih beroperasi. Dari lima sumur tersebut, dua diantaranya merupakan sumur yang sudah sempat ditutup oleh timdu akhir tahun lalu kembali dibongkar dan dioperasikan kembali.

Di lokasi itu pula, berdasarkan pantauan Tribunjambi.com tampak jelas beberapa alat penambang dan tong, kolam serta tangki tangki minyak terisi penuh oleh minyak mentah hasil penambangan. Dengan aroma yang sangat menyengat ditambah limpahan minyak tersebut mengaliri beberapa anak sungai yang bermuara disungai kilangan dan melewati kawasan tahura.

"Wah Pak, dari hasil pengecekan alat tes baku mutu air didapati bahwa kandungan limbah minyak mentah ini di atas ambang batas atau tidak lagi mampu terbaca oleh alat karena besarnya kandungan limbah," ujar seorang petugas Dinas LH yang tengah mengecek kandungan limbah minyak tersebut.

Baca: Hobi Nyanyi, Dinda Tasya Paramitha Punya Penghasilan Sendiri dan Pernah ke Istana Negara

Baca: Warga Air Hangat Minta Pelebaran Drainase

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved